Bekasi

Viral 3 Preman Serang Mobil Warga di Jatiwarna Bekasi, Sudah Lapor Polisi Tapi Diacuhkan

Oleh: Indita Restuning Kameswari Rabu 01 Jan 2025, 07:45 WIB
Menutup akhir tahun 2024, masyarakat kembali dikejutkan dengan aksi premanisme yang dilakukan oleh tiga orang pria dewasa.

AYOJAKARTA.COM - Menutup akhir tahun 2024, masyarakat kembali dikejutkan dengan aksi premanisme yang dilakukan oleh tiga orang pria dewasa.

Aksi premanisme tersebut terjadi di daerah Jatiwarna, Bekasi.

Saat dikejar oleh tiga preman tersebut, pemilik mobil sempat merekam aksi menegangkan tersebut. 

Video ini pun langsung menjadi viral di dunia maya.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @dashcamindonesia, Selasa (31/12/2024), terlihat tiga orang pria yang dengan brutal mengejar mobil korban.

 Tidak diketahui dengan pasti apa alasan tiga treman tersebut menyerang mobil korban. 

Baca Juga: Viral Video Ibu Hamil Dikeroyok 'Pak Ogah' di Jalur Alternatif Puncak Bogor

Namun korban menjelaskan jika kejadian berawal tiga orang preman berboncengan dengan naik motor dan saat jalan di depan mobil, meraka berjalan dengen zigzag, kemudian korban pun mencoba menyalip

Rupanya ketiga orang tersebut langsung mengejar di depan korban dan sengaja berjalan zigzag lagi.

Karena merasa terganggu dengan cara mengemudi tiga orang tersebut, korban pun akhirnya sedikit melaju kencang saat hendak menyalip.

Namun ketiga preman tersebut tampak tidak terima dan mengejar mobil korban. 

Dalam reman yang beredar, terlihat ketiga preman tersebut melakukan tindakan agresif dengen memukul dan menanting pengemudi mobil untuk turun.

Karena tidak ingin terjadi hal-hal yang tyda diinginkan, korban yang tidak ingin disebutkan namanya ini tak menghiraukannya.

Baca Juga: Destinasi Viral! 5 Dieng Baru: Rekomendasi Liburan Nataru di Wonosobo Cocok Dilakukan bersama Keluarga

Namun rupanya sika pengemudi mobil tersebut justly membuat emosi ketiga preman itu makin memuncak.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Hankam Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat pada hari Minggu (29/12/2024).

Korban sempat melaporkan kejadian tersebut pada pisak kepolisian.

Namus sayang laporan yang diberikan oleh korban justru tidak ditanggapi dan justru merasa hanya dilempar-lempar saja.***

Reporter Indita Restuning Kameswari
Editor Tedi Rukmana