Bekasi

Ridwan Kamil: Klaster Industri di Bekasi Sangat Serius

Oleh: Admin Jumat 04 Sep 2020, 17:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberi keterangan pers terkait klaster industri di Kabupaten Bekasi dan Karawang, Jumat (4/9/2020)/ Humas Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM  – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan investigasi dan koordinasi terkait peningkatan kasus Covid-19 dari klaster industri di Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan segera melakukan langkah intensif yang berfokus pada penanganan Covid-19 di klaster tersebut.

“Klaster industri ini ternyata sangat serius, sehingga kita akan mengkonsolidasikan sumber daya manusia di provinsi akan kita geser ke Kabupaten Bekasi dan Karawang,” kata Ridwan saat konferensi pers di Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (4/9/2020).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, segala upaya yang coba dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menekan penyebaran Covid-19 di kawasan industri bakal dimonitor dalam dua minggu ke depan. Termasuk soal penyediaan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

AYO BACA : Pemkot Bekasi Perpanjang Adaptasi Hidup Baru Hingga 2 Oktober

“Dua minggu ini akan kami monitor perkembangannya. Alat PCR dari kota atau kabupaten lain yang sekiranya penggunaannya tidak optimal, kita akan coba geser ke sini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny menjelaskan, pekerja di Kabupaten Bekasi yang terpapar Covid-19 berjumlah 684 orang berdasarkan data per hari ini.

“Tapi, tidak semua warga Kabupaten Bekasi. Jadi, yang 380 itu warga Kabupaten Bekasi, sisanya 304 warga di luar Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Total 684 pekerja tersebut sementara ini berasal dari 22 perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi. Mayoritas menjalani isolasi mandiri, sisanya mendapat perawatan di rumah sakit. 

AYO BACA : KLASTER INDUSTRI KABUPATEN BEKASI: Ini Daftar 22 Perusahaan Penyumbang Kasus Positif Covid-19

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati