KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bekasi diminta untuk memproduksi 2,5 juta masker untuk mendukung Gerakan Menggunakan Masker (Genggam).
Hal itu dikatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2020).
“Saya minta koordinasi UMKM untuk membuat 2,5 juta masker. Ini akan kita bagikan kepada masyarakat,” katanya.
AYO BACA : Jadwal Layanan SIM Keliling di Bekasi Bulan Ini
Program Genggam sendiri bertujuan sebagai salah satu upaya mendisiplinkan masyarakat dalam gerakan pencegahan Covid-19. Masyarakat di Kabupaten Bekasi masih ada yang belum memiliki kesadaran akan pentingnya menggunakan masker di masa pandemi.
Selain itu, Eka juga meminta sejumlah pihak agar meningkatkan koordinasi dalam penanganan Covid-19, khususnya yang terjadi di kawasan industri.
“Terkait klaster baru di beberapa wilayah industri yang ada di Kabupaten Bekasi, saya meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian dapat lebih berkoordinasi lagi terkait hal ini,” ujar Eka.
Sebagai informasi, dalam sepekan terakhir, penyebaran Covid-19 di kawasan industri sudah mencapai lebih dari 300 kasus positif. Sebagian besar merupakan kasus transmisi impor dimana banyak pekerja yang tinggal dan beraktivitas di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, maupun zona merah DKI Jakarta.
AYO BACA : 8 dari 22 Positif Covid-19 Karyawan Bridgestone Bekasi Dirawat di RS