Bekasi

Tanggapan Bupati Bekasi Soal Melejitnya Klaster Penularan Corona di Industri

Oleh: Admin Selasa 01 Sep 2020, 19:54 WIB
ilustrasi penanganan corona. Suara.com: Anang Firmansyah

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Peningkatan kasus Covid-19 di klaster industri yang ada di Kabupaten Bekasi menyita perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Dia meminta koordinasi antar berbagai pihak perlu lebih ditingkatkan lagi untuk bisa menekan penyebaran Covid-19, khususnya di kawasan industri.

“Terkait klaster baru di beberapa wilayah industri yang ada di Kabupaten Bekasi, saya meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian dapat lebih berkoordinasi lagi terkait hal ini,” kata Eka dalam keterangannya, Selasa (1/9/2020).

Dia melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menggalakkan Gerakan Menggunakan Masker atau Genggam, yang akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi sebagai salah satu upaya mendisiplinkan masyarakat dalam gerakan pencegahan Covid-19.

AYO BACA : Klaster Industri Muncul Lagi, 22 Karyawan Bridgestone Bekasi Positif Covid-19

“Ini nanti akan kita bagikan ke masyarakat, supaya masyarakat juga tahu bahwa pemerintah juga selama ini ikut hadir dalam penanggulangan bencana Covid-19 ini,” ujarnya.

Untuk realisasi program Genggam, Eka menginstruksikan agar para pihak terkait berkoordinasi dengan pelaku UMKM. Mereka akan dilibatkan dalam produksi masker dengan jumlah yang tidak sedikit.

“Koordinasi dengan UMKM ini untuk membuat 2,5 juta masker,” kata dia.

Setidaknya, dalam sepekan terakhir, penyebaran Covid-19 di kawasan industri sudah mencapai lebih dari 300 kasus positif. Sebagian besar merupakan kasus transmisi impor dimana banyak pekerja yang tinggal dan beraktivitas di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, maupun zona merah DKI Jakarta.  


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.   Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : 8 dari 22 Positif Covid-19 Karyawan Bridgestone Bekasi Dirawat di RS

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati