KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Kasus keterjangkitan virus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan dalam lima hari terakhir. Berdasarkan data yang disajikan website resmi pikokabsi.bekasikab.go.id per Minggu (26/7/2020) disebutkan total kasus positif mencapai 380 orang dimana 293 dinyatakan sembuh, 29 meninggal dunia, 28 dirawat di RS, dan 30 menjalani isolasi mandiri.
Jika dihitung dalam lima hari terakhir, terjadi peningkatan kasus positif sebanyak 21 orang dari 359 pada 22 Juli 2020 menjadi 380 hari ini. Begitupun mereka yang sembuh bertambah 26 orang dalam periode yang sama.
AYO BACA : Lima Wilayah Besar Kasus Sebaran Corona di Indonesia
Sementara itu total kasus kontak erat di Kabupaten Bekasi berjumlah 1897 orang dimana 122 di antaranya masih dalam pemantauan. Kemudian, total kasus suspek mencapai 5417 dimana 104 di antaranya masih dalam pengawasan. Adapun kasus probable sebanyak 64 meninggal dunia.
Dilihat dari sebarannya, Kecamatan Tambun Selatan memiliki jumlah kasus positif terbanyak yakni 19 orang, disusul Cikarang Utara 13 orang, dan Cikarang Timur 6 orang.
AYO BACA : Update Pasien RSD Kemayoran Minggu 26 Juli, Berkurang 15 Pasien
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Ini Syarat ASN Kota Bekasi WFH