Bekasi

Ini Protokol Kesehatan Sekolah di Bekasi

Oleh: Admin Minggu 12 Jul 2020, 23:58 WIB
sebagai ilustrasi. Pembelajaran di sekolah harus memperhatikan protokol kesehatan saat melaksanakan KBM tatap muka/ Republika: Dea Alvi Soraya

KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM  - Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengizinkan empat sekolah menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, Senin (13/7/2020). 

Keempat sekolah tersebut adalah SMPN2 Bekasi, Sekolah Victory Plus Kemang Pratama, SDI Al Azhar Jaka Permai, dan SDN Pekayon Jaya 6. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menjelaskan bahwa empat sekolah ini merupakan percontohan KBM di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang telah memenuhi kriteria dan aturan protokol kesehatan ketat.  

"Tetap nomor satu protokol kesehatan yang harus diperhatiin. Ini kita ujicoba dua minggu," kata Inayatullah kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Minggu (12/7/2020). 

AYO BACA : Empat Sekolah di Bekasi Dibuka Senin Besok

Lebih lanjut, dia menyebut ada beberapa poin aturan dalam KBM secara tatap muka. Pertama, setiap kelas hanya boleh menampung 20 siswa, dan 8 siswa untuk PAUD. 

Kedua, durasi jam pelajaran dikurangi menjadi hanya 25 menit. Pengecualian untuk PAUD berlaku normal. Kemudian, jumlah jam pelajaran dan rombongan belajar dibagi dua.

"Kapasitas kelas dibatasi jadi tiap anak satu bangku dan meja, dan dikasih jarak," ujarnya.  

Aturan selanjutnya yakni waktu masuk sekolah dibagi menjadi dua, yaitu pagi dan siang. Sementara untuk PAUD, berlaku satu hari masuk, satu hari libur.  

Terakhir, baik siswa maupun guru diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker, faceshield, dan cairan pencuci tangan. Pengukuran suhu tubuh pun dilakukan di depan gerbang masuk sekolah.  

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati