Bekasi

21 Karyawan Positif Covid-19, Unilever Hentikan Operasional Pabrik di Cikarang

Oleh: Admin Kamis 02 Jul 2020, 21:23 WIB
Ilustrasi Unilever/ Republika: Lestari Ningsih

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah kepada wartawan menyampaikan, ada klaster baru penularan Covid-19 di Kabupaten Bekasi yakni di  Perusahaan PT Unilever Indonesia  Cikarang. Setidaknya, sudah ada 21 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19. 

Kasus tersbeut diketahui setelah melakukan pemeriksaan kepada karyawan yang memiliki gejala Covid-19 pada karyawan bagian engineering di pabrik minuman teh (tea based beverages/TBB) Unilever.

Atas hal itu, Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso mengatakan menutup sebagian pabrik tersebut dan menghentikan operasional sementara sejak 26 Juni. Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi perusahaan akibat sejumlah karyawannya dinyatakan positif Covid-19.

AYO BACA : Update Corona Indonesia 2 Juli: Rekor Penambahan Positif Covid-19 Tertinggi hingga 1.624

Gedung TBB merupakan satu bagian dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang, dimana dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat.

“Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan,” kata Sancoyo dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihak Unilever juga telah menghubungi dan mengirimkan laporan resmi mengenai situasi tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, melakukan contact tracing, dan mewajibkan PCR test bagi keseluruhan karyawan Gedung TBB sebanyak 265 orang.

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Kini Berjumlah 11.680

“Karyawan hanya diperbolehkan bekerja di zona masing-masing, dan tidak dapat melintas zona kerja dan area produksi untuk alasan apapun,” ujarnya.

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Kota Bogor Tambah Satu Pasin Positif Covid-19

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati