Bekasi

Guru di Bekasi Bakal Jalani Tes Covid-19 Sebelum Masuk Sekolah

Oleh: Admin Rabu 03 Jun 2020, 19:04 WIB
[Ilustrasi] Guru di Kota Bekasi akan jalani rapid test

BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Para guru yang ada di Kota Bekasi bakal menjalani rapid test Covid-19 sebelum kembali masuk ke sekolah.

Adapun waktu kembali ke sekolah hingga saat ini belum diputuskan pemerintah.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan bahwa pihaknya memang mengintensifkan tes masif, baik secara rapid maupun Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk dapat memetakan penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi.

“Seperti kemarin kita lakukan sebelum salat Idul Fitri rapid test masing-masing RW ada empat orang yang diambil. Ini juga sama, nanti baik guru maupun orang yang ada di sekitar lingkungan sekolah kita tes secara acak,” kata Rahmat saat dikonfirmasi Ayobekasi.net, Rabu (3/6/2020).

Tak itu saja, pria yang akrab disapa Pepen ini juga akan mengatur sistem new normal di sekolah dimana waktu belajar dan kapasitas ruang kelas akan dibatasi.

“Protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak sosial juga wajib diikuti. Itu nanti Disdik yang mengatur teknisnya,” ujar dia.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi sedang menyusun aturan dan prosedur standar tatanan normal yang baru atau new normal di sekolah tingkat SD dan SMP. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah aman dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

“Ini kami sedang susun SOP (standar of procedure) -nya supaya penerapan new normal berjalan baik," kata Inayatullah.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga bakal mengatur kapasitas ruang kelas di masing-masing sekolah agar sesuai dengan protokol kesehatan yang ada. 

“Kita kan harus jaga jarak. Jadi, nanti antarmeja yang satu dengan yang lain dikasih jarak satu meter dan satu meja diisi oleh satu siswa,” ujarnya. 

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono