BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, mengklaim pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi berjalan efektif untuk mengurangi penyebaran penularan Covid-19. Hingga akhir pekan lalu, pihaknya mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi jauh lebih banyak daripada pasien yang dirawat.
“Alhamdulillah setelah kita melakukan PSBB, perkembangan kasus Covid-19 ini sudah mulai flat. Jumlah pasien yang dirawat jauh lebih sedikit dibanding yang sembuh, hingga hari ini jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 29 orang,” kata Eka dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).
Selain jumlah pasien yang dirawat jauh lebih sedikit dibandingkan pasien yang sembuh dari Covid-19, Eka juga menambahkan bahwa angka pertambahan kasus baru COVID-19 di Kabupaten sudah mulai mendatar dan tidak terjadi kenaikan kasus yang signifikan.
AYO BACA : Kabupaten Bekasi Nihil Kasus Baru Corona Sejak Rabu 22 April
Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah menambahkan, bahwa pelaksanaan PSBB dianggap cukup efektif dalam pemutusan penularan Covid-19 secara lokal.
“Mudah-mudahan tidak ada kasus baru yang signifikan di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Meskipun demikian, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan screening baik melalui rapid test maupun swab test kepada warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun yang berkontak erat dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Positif. Ia mengklaim setiap harinya dilakukan tidak kurang sebanyak 50 orang yang diambil sampelnya.
AYO BACA : 15 KK di RW 14 Bekasi Jaya Terima Bansos Tahap Tiga
"Kami lakukan pengujian kepada 50 orang per harinya baik rapid test maupun swab test untuk men-screening penyebaran kasus di Kabupaten Bekasi ini,” katanya.
Informasi saja, merujuk pada data dari website resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (Pikokabsi), diketahui sampai dengan hari ini pukul 08.00 WIB, warga Kabupaten Bekasi yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 67 orang.
Berdasar jumlah positif tersebut diketahui sebanyak 29 orang sembuh, 8 orang meninggal, 10 orang dirawat di Rumah Sakit dan 20 orang melakukan isolasi mandiri.
Sementara itu untuk jumlah ODP sebanyak 2475 orang, PDP sebanyak 714 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 364 orang dan Orang Pelaku Perjalanan sebanyak 5 orang.
AYO BACA : PSBB di Bodebek Tidak Efektif