BEKASI, AYOJAKARTA.COM -- Seorang pemuda yang tenggelam di Kali Bekasi ditemukan meninggal dunia pada Senin (13/4/2020) malam tadi sekitar pukul 23.45 WIB.
Korban yang bernama Nanda Saputra (17) ditemukan pada radius 5,5 KM dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga korban.
“Berkat sinergitas dan kerjasama yang dibangun oleh tim SAR gabungan, akhirnya pada pencarian hari ini korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman dalam keterangan pagi ini (Selasa, 14/4/2020).
Hendra juga mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas kejadian tersebut.
Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Operasi SAR kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi tiga. SRU pertama menyisir dengan menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga Jembatan tol Jalan Ahmad Yani sejauh radius 3,5 kilometer (km). SRU kedua menyisir dari Jembatan Tol Jalan Ahmad Yani hingga Pintu Air Prisdo sejauh 2 km, sementara SRU ketiga melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat sejauh 2 km dari lokasi kejadian.
Adapun unsur yang tergabung dalam operasi SAR ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Polsek Bekasi Selatan, Kelurahan Jakasetia, Damkar Kota Bekasi, Babinsa Jakasetia, Tagana Kota Bekasi, Babinkamtibnas, Panakawan Damkar Kota Bekasi, RAPI Kota Bekasi, Jana Buana, Covid Buster Bekasi, BTB Baznas, Suzuki Club Reaksi Cepat, Pramuka Peduli, Hirpala, SAR MTA, Relawan Porter Indonesia, Lingkar Peduli, KRI, dan pihak keluarga.
Informasi yang dihimpun Nanda Saputra tenggelam pada Minggu (12/4) sekitar pukul 12.00 WIB akibat terseret arus Kali Bekasi, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Menurut keterangan dari saksi, korban pada saat itu sedang mencari biawak di belakang perumahan Depnaker, kemudian hendak menyeberangi Kali Bekasi menuju Perumahan Kemang. Namun sesampai di tengah korban diduga kelelahan akhirnya korban terseret arus dan tenggelam.
"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuannya masing-masing," imbuh Hendra.