BEKASI, AYOJAKARTA.COM -- Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjanjikan pemerataan bantuan sosial (bansos) saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Rabu (15/4/2020) hingga dua pekan ke depan.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Eka dalam konferensi pers yang disiarkan langsung dalam channel YouTube Humas Pemkab Bekasi, Senin (13/4/2020).
AYO BACA : 11 Warga Kabupaten Bekasi Sembuh dari Covid-19
Dirinya akan memastikan bantuan yang diterima oleh warga tidak akan terjadi duplikasi. Eka mengaku akan mengerahkan aparatur baik kecamatan hingga pengurus RT dan RW untuk mendata seluruh warga baik yang ber-KTP Kabupaten Bekasi maupun yang belum ber-KTP tetapi berdomisili di Kabupaten Bekasi.
“Pendataan dan sosialisasi sudah mulai dilakukan, supaya bisa diselesaikan secepatnya. Hal ini agar saat PSBB dimulai, masyarakat bisa langsung mendapatkan bantuan tersebut,” katanya.
AYO BACA : 6 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Berlakukan PSBB Maksimal
Tidak hanya itu, Pemkab Bekasi juga sudah melakukan koordinasi dengan desa-desa untuk membuat lumbung pangan. Lumbung pangan ini merupakan cadangan pangan untuk daerah pedesan yang nantinya akan ditempatkan di tempat ibadah seperti musala ataupun masjid di sekitar.
“Adanya lumbung pangan ini untuk mengantisipasi gejolak sosial masyarakat yang belum terdata,” ujar Eka.
“Bantuan lumbung pangan ini juga bisa diperoleh dari masyarakat ataupun para pelaku usaha di sekitar desa maupun kecamatan,” lanjutnya.
Eka berharap seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi dapat ikut mensukseskan penerapan PSBB guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, agar semua yang sudah dilakukan dapat berjalan secara maksimal.
AYO BACA : Selain Covid-19, Ini Sejumlah Wabah yang Pernah Terjadi di Jawa