BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi Iksan Syahroni (52) dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 11.21 WIB di RSUD Kota Bekasi, Senin (10/6/2019).
Dia dilarikan ke rumah sakit bersamaan pelaksanaan apel perdana usai libur lebaran di kantor Pemerintah Kota Bekasi. Saat itu Iksan dikabarkan tidak sempat mengikuti apel karena kurang enak badan.
Lalu dia pergi ke masjid kemudian tidak lama setelahnya dilarikan ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
"Saya mengucapkan innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Tentunya semoga almarhum diberikan pintu maaf akan salah dan khilafnya kemudian di tempatkan di tempat mulia di sisi Allah Swt. Kemudian keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan kesabaran," ungkap Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di rumah duka, Jalan Pengasinan Tengah, Kacamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Tri menuturkan, hadirnya beliau di hari pertama kerja usai lebaran menunjukkan komitmen pengabdiannya sebagai ASN sampai akhir hayat.
Menurutnya, mantan Lurah Jatimelati yang diakhir hidupnya mengabdi sebagai salah satu kepala seksi di Kecamatan Bekasi Timur ini banyak berkontribusi untuk kinerja pemerintahan.
"Pemerintah Kota Bekasi mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdian dan jasa-jasa beliau yang telah diberikan. Semoga ini menjadi bagian ladang amal beliau dan bisa diterima oleh Allah Swt," harap Tri.
Sekretasis Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati turut berbela sungkawa atas kehilangan pegawai Pemerintah Kota Bekasi tersebut. Dia menuturkan, Iksan diduga meninggal karena telah lama mengalami sakit kelenjar getah bening.
Pada kesempatan itu pula, tidak sedikit pegawai pemerintah yang hadir ke rumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa. Melihat hal itu, Reny menilai para pegawainya memiliki rasa kebersamaan meski harus menunda sebentar pengerjaannya di hari perdana masuk kerja.
"Yang jelas berarti bahwa ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi itu guyub jadi tingkat kebersamaannya tinggi, serasa, empatinya juga tinggi," tandasnya.