Bekasi

Dinas Binas Marga Janji Segera Perbaiki Jalan Joyo Martono

Oleh: Admin Jumat 03 Mei 2019, 06:50 WIB
Ilustrasi--Pekerja memperbaiki jalan rusak di jalur pantura Batang, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2019). Perbaikan jalan nasional jalur pantura tersebut guna memberikan kenyamanan para pengguna jalan dan untuk mencegah terjadinya kecelakaan karena jalan berlubang dan bergelombang akibat musim hujan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/hp.

BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Arief Maulana menyatakan pihaknya sesegera mungkin akan memperbaiki kerusakan pada Jalan HM Joyo Martono di Bekasi Timur, Kota Bekasi. 
 
Ruas jalan tersebut rusak terbilang parah. Kerusakan didominasi pada bagian jalan di depan Bekasi Trade Center (BTC) dan RS Awal Bros Bekasi Timur dengan panjang lebih dari 100 meter. Karena itu perbaikan akan dilakukan secepat mungkin. 
 
"Akan segera kami perbaiki setelah kita lakukan tahapan proses pengadaannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, seminggu kedepan sudah berlangsung proses perbaikannya," kata Arief saat dihubungi, Kamis (2/4/2019).
 
Dia mengatakan perbaikan itu perlu dikarenakan ruas Jalan HM Joyo Martono merupakan jalur penghubung antara Jalan Ir H Djuanda dengan Jalan Chairil Anwar. Kedua jalan itu biasa digunakan sebagai lintasan arus mudik. Karenanya, Jalan HM Joyo Martono bisa disebut sebagai salah satu lintasannya. 
 
"Jalan HM Joyo Martono itu juga jalan arus mudik atau jalan utama, maka dalam waktu dekat kita akan memperbaikinya," tandas Arief. 
 
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat kerusakan jalan itu memperlambat laju kendaraan yang melintas sehingga ruas tampak padat. 
 
Emon (57) salah seorang pedagang warung di pinggi jalan,  mengatakan faktor kerusakan jalan bisa beragam, antara lain bisa karena jalan kerap dilalui kendaraan bertonase besar, juga hujan yang cukup sering terjadi sebulan belakangan. Hal itu diperpahan dengan drainase kurang optimal. 
 
Menurut Emon, akibat jalan yang rusak, ruas Jalan HM Joyo Martono kerap macet. Terlebih di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Padatnya lalu lintas itu terakumulasi dengan jenis kendaraan yang biasa melintas. 
 
"Truk-truk kontainer dari Cibitung kan larinya ke sini. Jadi macet panjang. Apalagi kalau sore," katanya. 
 
Dia mengatakan, sekitar dua bulan sebelumnya Jalan HM Joyo Martono juga sempat rusak. Namun kemudian ada perbaikan oleh petugas. Hanya saja kondisi itu tidak bertahan lama, selang hujan mengguyur cukup sering.
 
"Ada yang ke sini (memperbaiki jalan), tapi kayanya gak permanen. Mereka ke sini bawa karung-karung aspal, terus pakai mesin stemper madetinnya," akunya. 
 
Dia mengatakan kondisi Jalan HM Joyo Martono seperti ini cukup mengkhawatirkan. Ia cukup sering melihat pengendara kesulitan melalui jalan, khususnya sepeda motor yang harus lebih berhati-hati bila melalui ruas jalan. 
 
"Kalau hujan pastikan lubang jalan jadi kerendem. Jadi gak heran kalau ada (pengendara) yang sampai jatuh. Udah pemandangan biasa," katanya. 
 
Berdasarkan pantauan, jalan yang rusak itu bervariasi diameter kerusakannya. Bahkan beberapa di antaranya memanjang dan juga cukup dalam. Kerusakan itu sendiri didominasi di bagian kiri badan jalan di depan BTC dan RS Awal Bros. Namun di bagian seberanh jalan tampak juga kerusakan walau tidak terlalu banyak. 
 
Akibat kerusakan itu sendiri, selain kemacetan yang terjadi, tampak para pengendara motor banyak memilah jalan sampai harus Berkelok-kelok. Tidak sedikit pengendara motor yang kemudian memanfaatkan trotoar untuk dijadikan pijakan kendaraannya kala melintas.
Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi