Bisnis

Harga Telur Ayam Naik, Segini Harganya Sekarang

Oleh: Redaksi Kamis 25 Agu 2022, 19:11 WIB
telur

AYOJAKARTA.COM - Kenaikan harga telur baru-baru ini tengah menjadi perbincangan hangat di antara masyarakat Indonesia, dimana harga telur hari ini sudah berada di kisaran Rp 30 ribu.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan sempat mengatakan, saat ini komoditas telur ayam mengalami kelebihan pasokan atau yang bisa disebut oversupply.

Oversupply tersebut menyebabkan sehingga banyak yang dimatikan ketika menetas. Hal itu lantaran pemerintah khawatir harga telur menjadi rendah.

Dipantau dari laman resmi Info Pangan Jakarta harga telur ayam tertinggi di DKI Jakarta mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ngaku Ingin Hapus Jejak Bharada E dari Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ini Alasannya

Kemudian, harga telur terendah Rp 28 ribu per kilogram di Pasar Rawangun.

Harga telur ayam di DKI Jakarta rerata Rp 31.065 per kilogram.

Jika dipantau dari laman hargapangan.id Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PHIPS) harga telur di DKI Rp 31.350 per kilogram.

Harga telur ayam di Jawa Barat Rp 30.900 per kilogram.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi kenaikan harga telur secara serempak termasuk di ibu kota.

Menurut Ariza, kenaikan ini disebabkan oleh faktor cuaca yang cenderung panas beberapa waktu belakang.

Baca Juga: Profil dan Biodata Brigadir Daden, Orang yang Disebut Penghasut Ferdy Sambo hingga Membunuh

“Harga-harga naik ya memang sekarang ini mengenai pangan karena cuaca dan faktor lainnya memang itu turun naik harga-harga,” ucap Ariza di gedung DPRD DKI, Rabu (24/8).

Benarkah Harga Telur Ayam Naik Akibat Lonjakan Biaya Pakan?

Salah satu alasan terhadap kenaikan harga telur di pasaran adalah biaya pakan ternak yang semakin tinggi.

Harga jagung maupun gandum terus naik di pasar spot internasional dalam satu tahun terakhir.

Dengan kata lain, kenaikan harga jagung dan gandum di pasar internasional mempengaruhi harga pakan ternak ayam serta berimbas ke harga telur ayam.

Di lain hal, adanya program bantuan sosial yang dilakukan oleh para oknum untuk menaikan harga telur ayam, sehingga kestabilan harga telur sedikit goyah.

Baca Juga: Profil Slamet Uliandi, Jenderal yang Jemput Ferdy Sambo dan Membawanya ke Mako Brimob

Mendag Bakal Lakukan Ini

Menanggapi itu, Kementerian Perdagangan dijadwalkan akan menemui pelaku usaha peternakan telur untuk mengajak bicara dan berdiskusi terkat kenaikan harga telur di pasaran.

“Kita dalam waktu dekat ini Mendag Zulkifli Hasan akan mengundang pelaku usaha terutama pada tingkat peternakan petelur day old chicken (DOC) untuk membicarakan lonjakan harga ini” kata Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra.

Syailendra, juga membeberkan terkait kenaikan harga telur yang cukup signifikan ini disebabkan turunnya populasi ayam petelur hingga mencapai angka 30 persen karena penurunan konsumsi masyarakat dan anjloknya harga pada awal pandemi Covid-19 lalu.

Hal ini membuat para pelaku usaha perternakan telur lebih memilih memotong atam ketimbang menunggu telur. ***

Reporter Redaksi
Editor Dian Naren