SHANGHAI, AYOJAKARTA.COM -- Apple Inc menghapus sebanyak 29.800 aplikasi dari toko aplikasi produksi Tiongkok. Perusahaan riset Qimai menyebutkan, penghapusan aplikasi tersebut termasuk 26 ribu permainan ponsel.
Seperti dilansir dari laman Reuters, Minggu (2/7/2020) pencopotan itu terjadi di tengah tindakan keras terhadap permainan tanpa izin oleh otoritas Tiongkok. Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pada awal tahun ini, Apple memberi penerbit game tenggat waktu akhir Juni untuk menyerahkan nomor lisensi yang dikeluarkan pemerintah yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian dalam aplikasi.
Toko aplikasi Android Tiongkok telah lama mematuhi peraturan itu. Tidak jelas mengapa Apple memberlakukannya dengan ketat tahun ini.
Pembuat ponsel asal AS itu telah menghapus lebih dari 2.500 judul dari app store miliknya selama minggu pertama bulan Juli.
Game yang ikut terhapus termasuk Zynga dan Supercell. Pemerintah Tiongkok telah lama berupaya untuk menegakkan peraturan yang lebih ketat pada industri game-nya untuk menghapus konten sensitif.
Proses persetujuan untuk game yang ingin mengaktifkan pembelian dalam aplikasi adalah panjang dan rumit, melukai semua kecuali pengembang game terbesar.
“Ini paling memengaruhi pendapatan pengembang kecil dan menengah, tetapi karena kesulitan memperoleh lisensi bisnis, itu menghancurkan seluruh industri game iOS di China,” kata manajer pemasaran untuk AppInChina Todd Kuhns.