Bisnis

KPM Bansos Wajib Simak! Ini Jenis Bansos yang Dipastikan Tertunda karena Pilkada Serentak, PKH dan BPNT?

Oleh: Karseno AJ Jumat 22 Nov 2024, 16:16 WIB
Illustrasi. Jenis KPM Bansos yang tertunda karena Pilkada serentak

AYOJAKARTA.COM – Jelang pekan terakhir di bulan November, sebagian KPM Bansos masih menunggu datangnya waktu pencairan bantuan.

Berdasarkan hasil pantauan melalui aplikasi SIKS-NG, status pencairan bantuan bagi para KPM Bansos hingga tadi malam telah menunjukkan rekening berhasil.

Sesuai dengan tahapan pencairan, dapat dipastikan KPM Bansos dalam waktu dekat akan segera menerima kabar menggembirakan.

Baca Juga: Mudah Ditemukan di Jakarta! 5 Kuliner Betawi yang Terkenal Lezat

Bukan hanya menyasar bagi para KPM BPNT, perubahan status bagi para penerima bansos juga masih terus berproses untuk KPM PKH.

Dengan adanya perubahan status yang terpantau melalui SIKS-NG, pencairan bantuan bagi pemilik kartu KKS atau penerima bansos BPNT serta PKH tinggal menunggu waktu.

Namun demikian setiap kali selesai dilakukan tahap pencairan, Kemensos juga melakukan tahap verifikasi kelayakan.

Melalui mekanisme semacam ini, Kemensos akan memastikan kelayakan kepesertaan KPM untuk periode pencairan bantuan di masa berikutnya.

Langkah memastikan kelayakan KPM sebagai penerima bantuan, selain bertujuan untuk memastikan ketepatan sasaran juga sebagai indikator keberhasilan program.

Kabar pencairan bansos periode November-Desember, selain menyasar bagi para pemilik KKS lawas juga berlaku untuk KPM Peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara.

Baca Juga: Gawat! OPPO Find X8 Pro Bakal Satu Circle dengan iPhone 16 dan Asus ROG, Begini Spek dan Performa Andalannya

Terkait dengan penyaluran bansos bagi KPM Peralihan, beberapa daerah di wilayah NAD dikabarkan telah menerima pencairan melalui BSI.

Kabar menggembirakan terkait pencairan bantuan bukan saja datang untuk para KPM bansos BPNT dan PKH, tetapi juga KPM BLT Dana Desa.

Memasuki tahap periode penyaluran akhir tahun, beberapa KPM BLT DD diketahui telah menerima pencairan dengan nominal bervariasi.

Sesuai dengan ketentuan, jumlah nominal bansos BLT DD yang akan diterima secara berkala kepada KPM setiap bulan sebesar Rp 300,000.

KPM BLT DD yang disalurkan setiap satu semester atau per enam bulan sekali, dipastikan akan mendapat bantuan dengan nominal RP1.800.000 pada penghujung tahun.

Kabar lain terkait bansos yang menggembirakan bagi para penerima manfaat juga datang bagi para pemilik Kartu Indonesia Pintar atau KIP.

Baca Juga: Kado Terindah Prabowo! Kenaikan UMP Naik 10 Persen Tahun 2025 di 34 Kabupaten Jawa Tengah, Ini Simulasi Nominalnya!

Terkait pencairan bantuan PIP, peserta didik yang namanya sudah terdaftar dalam SK Pencairan disarankan untuk segera melakukan penarikan atau transaksi.

Pengabaian terhadap ketentuan penarikan dana bantuan, dapat berdampak dibekukannya dana PIP dan dikembalikan ke kas negara.

Selain kabar menggembirakan, KPM di sejumlah daerah juga perlu mempersiapkan diri karena sejumlah bantuan akan ditunda pencairannya hingga pelaksanaan Pilkada serentak.

Adapun jenis bansos yang akan ditunda hingga pelaksanaan Pilkada adalah bantuan dengan sumber dana menggunakan APBD.***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky