Bisnis

Apple Hapus 2.500 Game di App Store

Oleh: Admin Kamis 16 Jul 2020, 08:45 WIB
Sejumlah game terkenal, seperti 'Hay Day' hingga 'Solitaire' dihapus dari App Store (Foto: ilustrasi app store)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM Apple secara resmi telah menghapus 2.500 game dari App Store. Alasan Apple menghapus dikarenakan untuk menutup celah yang membutuhkan lisensi dari Pemerintah Tiongkok.

Tenggat waktu diberikan Apple hingga akhir Juni lalu kepada para penerbit game, yang mendapat pemasukan dari game, untuk menyerahkan nomor lisensi yang dikeluarkan pemerintah.

AYO BACA : Apple Resmi Perkenalkan iOS 14

Pasalnya, nomor tersebut memungkinkan mereka melakukan pembelian dalam aplikasi, persyaratan yang sudah lama dimiliki oleh toko aplikasi berbasis Android di Tiongkok.

Tidak jelas mengapa Apple membiarkan celah tersebut begitu lama. Sementara itu, sejumlah game terkenal yang dihapus dari App Store Tiongkok pada bulan Juli, termasuk "Hay Day," "Nonstop Chuck Norris," dan "Solitaire".

AYO BACA : Apple Siapkan iPhone 12, Ditunjang Kecanggihan Lensa dengan 7 Elemen

"Mungkin saja game-game ini akan tersedia kembali di masa depan, namun telah hilang dari etalase toko selama lebih dari lima hari," ujar Head of Mobile Insights Sensor Tower, Randy Nelson, mengutip Reuters, Rabu (15/7/2020).

Perusahaan analisa pemasaran aplikasi tersebut tidak dapat menyebutkan alasan game tersebut dihapus. Namun Nelson menekankan kenaikan tajam jumlah aplikasi yang dihapus itu menjadi catatan.

Game yang dihapus dalam tujuh hari pertama pada Juli tersebut telah menghasilkan gabungan pendapatan kotor sebesar 34,7 juta dolar AS di Tiongkok, dan telah mengakumulasikan lebih dari 133 juta unduhan di negara itu.  

Tiongkok telah memperketat kontrolnya terhadap pasar video game terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir, dan game online yang menghasilkan uang sering menghadapi proses persetujuan yang panjang untuk mendapatkan lisensi.

Pada Februari, videogame "Plague Inc," yang melonjak popularitasnya di tengah wabah virus corona, telah dihapus dari toko aplikasi Apple di Tiongkok, setelah regulator mengatakan game tersebut berisi konten ilegal.

AYO BACA : Hacker Serang Twitter Barack Obama hingga Bill Gates untuk Promosikan Bitcoin

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono