TIONGKOK, AYOJAKARTA.COM -- Perusahaan otomotif Mercedes-Benz dikabarkan melakukan penarikan atau recall terhadap 600 ribu unit produknya yang beredar di Tiongkok.
Recall terpaksa dilakukan Mercedes-Bens karena terjadinya kebocoran bahan bakar mobil yang beredar di Tiongkok.
Dikutip dari kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua pada Selasa (7/7/2020), adapun kendala yang terjadi secara teknis diuraikan sebagai berikut: bahan bakar bisa bocor ketika mesin menyala dalam cuaca dingin.
Kondisi ini diduga berasal dari seal yang menghubungkan pompa bahan bakar bertekanan tinggi dengan pipa bahan bakar tekanan rendah yang kekuatannya melemah seiring masa pakai.
Untuk itu, recall akan dilakukan pada produk Mercedes-Benz yang ada di Negeri Tirai Bambu, dengan jumlah terdampak mencapai lebih dari 668.954 unit. Penarikan akan dimulai pada 18 Desember, mencakup beberapa model yang dibuat antara Februari 2013 dan Juni 2017. Yaitu Mercedes-Benz C-Class, E-Class, V-Class, GLK-Class, CLS-Class, SLC-Class, GLC SUV, serta VS20 Vito.
Sebagian besar dari unit yang terkena penarikan ini dibuat di Tiongkok, antara lain dihasilkan oleh pabrik Beijing Benz Automotive Co dan Fujian Benz Automotive, sedangkan lainnya termasuk mobil impor.
Peristiwa recall ini menyusul penarikan sebelumnya, yaitu terjadi atas Mercedes-Benz G-Class karena kesalahan label "child-safety lock". Mobil terdampak diproduksi antara 14 Februari 2018 dan 24 September 2019, dan mencapai 4.653 unit.