AYOJAKARTA.COM -- Pada saat ini, banyak perusahaan asuransi umum di Indonesia yang menawarkan produk asuransi kebakaran rumah. Pertanyaannya, produk asuransi kebakaran mana yang terbaik?
Tentu saja, tidak mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut mengingat banyak asuransi kebakaran yang dijual di Indonesia.
Namun terlebih dahulu pahami apa itu asuransi kebakaran? Seperti diketahui, asuransi kebakaran adalah asuransi yang menanggung risiko yang menimpa rumah, kantor, pabrik atau harta benda lainnya apabila terbakar, tersambar petir, terkena ledakan dan kejatuhan pesawat terbang.
Selain bangunan, asuransi kebakaran rumah juga menjamin risiko isi bangunan seperti perabotan rumah tangga, perlengkapan rumah, mesin barang dagangan, persediaan atau barang jadi dan sebagainya.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), asosiasi perusahaan asuransi umum di Indonesia, mengeluarkan Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) sebagai polis standar untuk asuransi kebakaran.
Risiko yang ditanggung asuransi kebakaran
Ada banyak risiko yang akan ditanggung oleh asuransi kebakaran. Mulai dari kejadian yang disebabkan oleh alam maupun ketidaksengajaan manusia bisa kamu ajukan klaimnya.
Apa saja sih risiko yang ditanggung?
1. Kebakaran
Dalam hal ini, Kebakaran yang disebabkan oleh kesalahan pribadi atau pihak lainnya, seperti kurang hati-hati, kesalahan pelayan sendiri, tetangga, perampok, atau oleh sebab lainnya.
2. Petir
Asuransi kebakaran juga akan mengganti kerusakan atau kerugian yang disebakkan oleh gejala alam seperti petir. Khusus untuk alat elektronik dan instalasi listrik, akan dijamin apabila petir sampai menimbulkan kebakaran pada benda tersebut.
3. Ledakan
Asuransi ini juga akan menanggung penggantian kerusakan yang disebabkan oleh segala bentuk ledakan, kecuali ledakan yang disebabkan oleh tenaga nuklir.
4. Kejatuhan pesawat terbang
Meski kemungkinannya kecil, asuransi juga akan melindungi penggantian kerugian dari kejadian seperti benturan fisik dengan pesawat terbang termasuk helikopter.
5. Asap
Asap yang berasal dari terbakarnya harta benda atau kepentingan yang diasuransikan.
Menyadur dari lifepal.co.id, berikut ini referensi asuransi kebakaran terbaik di Indonesia dengan mengintip lima produk.
Pada umumnya, jaminan pokok asuransi kebakaran rumah di setiap perusahaan asuransi itu sama, yaitu kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap.
Sementara itu, jaminan perluasannya adalah kerusuhan, pemogokan, kerusakan akibat perbuatan jahat, huru hara, banjir, angin topan, badai dan kerusakan karena air, tanah longsor, kebongkaran, business interruption (kehilangan keuntungan).
Namun, setiap perusahaan mengklaim memiliki sejumlah keunggulan untuk setiap produk asuransi kebakaran yang ditawarkan.
Berikut ini sejumlah perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi kebakaran di Indonesia.
1. Asuransi Umum BCA
Asuransi Umum BCA atau BCA Insurance mengklaim memiliki sejumlah keunggulan di produk asuransi kebakarannya, yaitu premi yang terjangkau dan kemudahan pembayaran premi asuransi melalui autodebet rekening.
Di samping itu, keunggulan produk asuransi kebakaran di BCA Insurance antara lain proses yang mudah dan cepat, tanpa survei (untuk rumah yang berada di komplek perumahan dan jalan depan rumah dapat dilalui 2 (dua) mobil penumpang) serta pilihan jaminan perluasan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan untuk memaksimalkan perlindungan.
2. Asuransi Allianz Utama Indonesia
Asuransi Allianz Utama Indonesia atau Allianz memiliki produk asuransi kebakaran bernama RumahKu Plus Houseowner yang memberikan perlindungan untuk bangunan, termasuk dinding, atap, lantai, garasi, dan pagar rumah tinggal.
Selain itu, Allianz juga memiliki produk asuransi kebakaran bernama RumahKu Plus Householder memberikan perlindungan untuk isi bangunan tempat tinggal, termasuk peralatan elektronik dan furniture di rumah tinggal. Kita bisa memilih salah satu atau keduanya sekaligus, sesuai dengan kebutuhan kita.
3. Asuransi AXA
Asuransi Umum AXA Indonesia memiliki produk AXA SmartHome yang menjamin risiko kerugian atau kerusakan atas bangunan beserta perabot rumah tangga, dan barang-barang berharga.
Di samping itu, jika rumah kita tidak dapat dihuni akibat kerugian atau kerusakan dan kita harus mencari tempat tinggal sementara, produk AXA SmartHome akan mengganti biaya akomodasi tersebut.
4. Asuransi Adira
Asuransi Adira memiliki produk bernama Asuransi Rumah Tinggal. Asuransi ini memiliki dua paket bernama Paket Maximum dan Paket Standar. Paket maksimum menjamin hampir semua risiko dan paket standar hanya menjamin beberapa risiko.
Selain itu, keunggulan Asuransi Rumah Tinggal ini adalah kita dapat membelinya secara online melalui website Adira. Kita bisa mendapatkan polis elektronik (e-polis) asuransi rumah langsung ke e-mail yang telah kita daftarkan apabila membeli produk asuransi ini lewat situs web.
5. Asuransi Sinarmas
Asuransi Sinar Mas memiliki produk bernama Simas Rumah Hemat ++. Asuransi ini memberikan tujuh jaminan tambahan yang memberikan penggantian atas kerugian yang terkait dengan kecelakaan diri, biaya pengobatan, tanggung jawab hukum pihak ketiga, biaya tempat tinggal sementara, biaya pembersihan puing, penambahan objek pertanggungan dan pengabaian penilaian pertanggungan.
Sebagai contoh, biaya pengobatan yang dimaksud senilai Rp 2 juta per orang untuk lima orang penghuni rumah termasuk pembantu dan satpam. Begitu pula dengan jaminan kecelakaan diri senilai Rp 20 juta per orang untuk lima orang penghuni rumah termasuk pembantu dan satpam.
Tentu saja, kita perlu teliti sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi kebakaran. Melalui situs resminya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator industri asuransi menyarankan sejumlah hal sebelum membeli asuransi kebakaran. Saran itu antara lain:
- Mempelajari dengan baik proposal penawaran yang diajukan oleh agen/broker terutama atas risiko yang dijamin dan tidak dijamin, persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, cara pembayaran premi, kewajiban tertanggung dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan.
- Memastikan kesehatan keuangan dari perusahaan asuransi yang akan menjamin risiko.
- Menanyakan kartu keagenan dari agen yang menawarkan jika melalui agen.
- Membaca kontrak/polis secara seksama dan menanyakan ke agen/perusahaan jika terdapat keraguan atas kondisi polis.
- Meminta perubahan (endorsement) jika terdapat kesalahan data dalam polis yang diberikan.
Terakhir, jangan lupa untuk mengisi Surat Permohonan Penutupan Asuransi (SPPA) dengan data yang sebenar-benarnya secara lengkap dan ditandatangani oleh calon tertanggung sendiri. Data yang diminta biasanya terkait dengan:
- Jenis objek pertanggungan
- Konstruksi bangunan
- Okupasi objek pertanggungan
- Jenis kegiatan Tertanggung
- Surrounding risk
- Sarana di lokasi objek pertanggungan
- Luas jaminan yang diminta
- Nilai pertanggungan
- Periode pertanggungan
- Loss record atau pengalaman klaim
Membantu surveyor dari perusahaan asuransi jika ditunjuk untuk melakukan survei ke objek asuransi sebelum penutupan asuransi.
Pada dasarnya, tiap perusahaan asuransi menawarkan produk asuransi kebakaran terbaik menurut versi mereka tersendiri. Namun yang kita bisa lakukan adalah melakukan pertimbangan dengan mendasarinya sesuai kebutuhan kita.
Hal-hal tersebut bisa terkait dengan bujet, jumlah tanggungan di dalam properti, lokasi properti, dan sebagainya. Tentukan secara saksama agar tidak salah pilih dan tidak menyia-nyiakan bujet kita, ya.