Bisnis

Viral Promo Mudik Sehat, Ini Klarifikasi Blue Bird

Oleh: Admin Selasa 19 Mei 2020, 12:55 WIB
Blue Bird, lewat Bigbird menawarkan program Mudik Sehat PSBB 2020. (Twitter: @Moesa_nk).

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Program Mudik Sehat dari perusahaan Bigbird, salah satu unit usaha yang dikelola PT Blue Bird, tengah jadi perbincangan ramai warganet.

Program tersebut menawarkan tarif mulai Rp 650 ribu per orang untuk rute Jakarta-Semarang dan Yogyakarta. Sedangkan, tarif untuk rute Jakarta-Surabaya dikenakan Rp 850.000. 

Dalam pengumuman itu tercantum, arus mudik akan dimulai pada 19 Mei hingga 23 Mei 2020 dan arus balik 26 Mei hingga 2 Juni 2020.

Bus yang ditawarkan berkapasitas 54 kursi. Namun pada brosur digital itu hanya disediakan untuk 27 penumpang.

"Mudik sehat PSBB 2020," demikian tertulis dalam brosur itu.

Dalam brosur itu juga dibubuhkan keterangan perjalanan mudik Bigbird 2020 tetap mengacu pada peraturan PSBB 2020.

Dikonfirmasi, Direktur Marketing PT Blue Bird Tbk Amelia Nasution membantah selembaran yang tersebar di media sosial terkait layanan mudik dari Big Bad informasi tersebut. Pihaknya menyatakan mendukung kebijakan pemerintah dalam melarang implementasi mudik. 

"Ini sebagai bentuk komitemen perusahaan dalam mencegah penyebaran COVID-19," kata Amelia, Selasa (19/5/2020).

Untuk itu dia menegaskan bahwa brosur digital yang tersebar di media sosial terkait layanan mudik dari Bigbird sama sekali tidak benar. Masyarakat diharapkan hati-hati karema Blue Bird mendukung larangan mudik dari pemerintah.

"Komunikasi di luar hal tersebut bukan merupakan komunikasi resmi dari perusahaan," ujar Amelia.

Brosur digital ini mulai diperbincangkan warganet setelah diunggah @Moesa_nk pada Selasa (19/5/2020). Ia menyayangkan dengan adanya promosi mudik di saat pandemi COVID-19 masih berbahaya.

Pasalnya, ia membandingkan dengan kerja keras tim medis yang menjadi garda terdepan untuk penanganan Covid-19.

"Tim medis mati-matian memerangi Covid-19, tapi pemerintahnya mengiklankan mudik. Dengan slogan mudik sehat. Virus Corona menular, Cuy. Yang dari Jakarta/kota lain mungkin sehat, tapi bisa saja mereka carrier pembawa virus," kata @Moesa_nk.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria