Bisnis

Pandemi Covid-19, Perajin Kue Ubah Target Produksi

Oleh: Admin Sabtu 16 Mei 2020, 17:35 WIB
Berada di tengah-tengah pandemi Covid-19, membuat pelaku UMKM harus pintar menyiasati strategi bisnis. (dok)

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM -- Berada di tengah-tengah pandemi Covid-19, membuat pelaku UMKM harus pintar menyiasati strategi bisnis. Jangan sampai, bisnis yang sudah berjalan selama bertahun-tahun, hancur akibat dampak dari penyebaran Covid-19.

Penyesuaian stategi pun dilakukan oleh sejumlah UMKM, salah satunya Novitizi Cookies. Produsen kue kering dari Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya ini menurunkan target produksi dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran.

Owner Novitizi Cookies Vianti menuturkan, terjadinya pandemi Covid-19 membuat target produksi terpaksa diperkecil. Awalnya, produksi ditargetkan mencapai 1.000 buah pada bulan Ramadan ini, namun dengan adanya pandemi hanya 600 buah.

"Awalnya kita akan membuat 11 varian, tapi kita perkecil kembali jadi 7 varian. Kita juga stok bahan bahan sebelum pandemi virus corona ini semakin meluas, " tutur Vianti, Sabtu (16/5/2020).

Vianti menambahkan, meskipun bahan dasar pembuatan kue mengalami kenaikan, pihaknya tidak menaikkan harga penjualan. Hal itu, dilakukan agar target tetap terpenuhi dan cukup bisa dijangkau konsumen.

Sementara untuk mensiasati agar penjualan tetap prima, kata Vianti, pihaknya melakukan promosi iklan ke hampir 10 orng social media influencer dengan menampilkan beberapa varian parcel.

"Agar secara visual lebih menarik dan memberikan experience shoping pada pelanggan Alhamdulillah pengaruh sosial media cukup membantu dlm penjualan," kata Vianti.(Irpan Wahab)

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono