Bisnis

Apindo Dukung Turunkan Harga BBM

Oleh: Admin Jumat 01 Mei 2020, 08:48 WIB
Nina Tursina (Flickr)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM --- Rencana pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah pandemik virus corona sangatlah penting dan dibutuhkan. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun mendukung.

“Meski berat langkah itu, tetapi menurunkan harga BBM memang sangat diperlukan masyarakat saat ini. Bukan hanya untuk UMKM, tetapi seluruh pengusaha juga sangat berguna penurunan harga BBM itu,” tutur Dewan Penasehat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Apindo, Nina Tursina di Jakarta, Jumat (30/04/2020).

Nina berharap rencana menurunkan harga BBM itu terlaksana. Menurutnya, enggak ada pilihan lain selain kebijakan menurunkan harga BBM untuk mengurangi beban masyarakat. 

“Khususnya UMKM, dampaknya ada. Meski minimal, dampak positif penurunan harga BBM itu pasti ada. Sebab, untuk semua jenis kegiatan dan usaha, pasti ada kaitannya dengan penggunaan BBM kan,” imbuhnya.

Nina mengaku, sebagai pengusaha, dirinya juga merasakan betapa berat dampak dari wabah COVID-19. 

“Saya kira bukan hanya sektor UMKM, semua pengusaha juga pasti akan merasakan dampak yang baik jika harga BBM diturunkan. Pengusaha bidang menengah dan atas juga tentu terbantu juga dengan penurunan harga BBM itu,” jelasnya.

Memang, lanjutnya, Indonesia sedang mengalami resesi atau krisis keuangan yang tinggi. Namun, pemerintah tentunya telah mempertimbangkan segala aspek untuk menurunkan harga BBM.

“Pemerintah kan memiliki pertimbangan dan prioritas dan menurunkan harga BBM saat ini juga bagian dari prioritas itu. Supaya tidak keseluruhan mengalami beban yang begitu berat sekali,” ujarnya.

Sedangkan untuk PT Pertamina (Persero), harapan dia juga kiranya siap dengan segala resikonya jika harga BBM diturunkan sekarang.

“Ya, memang sulit. Ini pilihan yang sulit. Kita tahu, Pertamina kita juga sedang banyak masalah. Tetapi ini, kebijakan menurunkan harga BBM adalah untuk kebutuhan yang lebih besar. Kebutuhan rakyat Indonesia dan negara kita,” terang Nina.

Nina pun mengajak semua pihak untuk tetap optimistis jika krisis ini telah berlalu, maka semua sektor bisa dibenahi bersama-sama dengan lebih baik lagi. Khusus untuk sektor UMKM, menurut dia, adalah usaha yang paling merasakan dampak positif penurunan harga BBM.

“Misalnya juga, penurunan harga BBM itu bisa membantu UMKM kecil berputar, seperti produksi masker dan alat pelindung diri (APD). Sebab, BBM itu bagian dari modal. Jika tidak bisa berputar, ya akan mati usaha. Ini yang juga harus menjadi pertimbangan, sehingga perlu penurunan harga BBM saat ini,” papar Nina.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria