JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- PT MRT Jakarta (Perseroda) merilis aplikasi MRT-J. Masyarakat dapat mengunduh MRT-J melalui Google Play Store maupun Apps Store mulai hari ini ((Senin, 27/4/2020).
"Aplikasi ini merupakan inisiatif kami mengikuti tren penggunaan aplikasi sebagai alat pembayaran transaksi di masyarakat," jelas Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2020).
Meski demikian, lanjut dia, penggunaan kartu jelajah berganda dan uang elektronik masih dapat digunakan. Selain itu, William juga menyebut fasilitas pemindai kode QR di passenger gate ini juga merupakan salah satu langkah mengurangi interaksi fisik penumpang MRT Jakarta.
Sebab, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memaksa masyarakat wajib menjaga jarak satu dengan lainnya. PSBB di Jakarta berlaku hingga 22 Mei 2020.
"Ini juga merupakan langkah kami mengurangi interaksi fisik dengan mendukung penerapan physical distancing," tutur William.
"Sehingga calon penumpang MRT Jakarta akan terhindar dari paparan virus Covid-19," sambungnya
William menjelaskan, masyarakat dapat menggunakannya di semua stasiun yang beroperasi. Di antaranya yaitu Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M, Dukuh Atas dan Bundaran HI.
"Dengan aplikasi ini, pengguna jasa dapat melakukan pembelian tiket sebelum tiba di stasiun dan memindai kode QR di pintu penumpang (passenger gate) lalu masuk ke area berbayar beranda peron (paid concourse)," ujar William
William mengingatkan, mulai hari ini pihaknya kembali menutup dua stasiun selama perpanjangan PSBB DKI Jakarta. Sebelumnya ada lima stasiun yang ditutup sementara yakni Stasiun Haji Nawi, Blok A, ASEAN, Stasiun Istora dan Setiabudi.
"Dua stasiun lagi akan kami tutup, yaitu Stasiun Senayan dan Bendungan Hilir. Ratangga juga tidak akan berhenti di dua stasiun ini," tandasnya