Bisnis

Terus Menurun, Harga Minyak Dunia Tak Kunjung Pulih

Oleh: Admin Senin 20 Apr 2020, 09:25 WIB
ilustrasi. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Lemahnya perekonomian di China berpengaruh terhadap kondisi harga minyak dunia. China mengalami kontraksi perekonomian 6,8% year-on-year dalam periode tiga bulan sampai 31 Maret 2020. 

Produksi harian kilang minyak China mengalami penurunan ke level terendah dalam 15 bulan terakhir.

AYO BACA : Tanggap Wabah Corona, Yonif 411 Kostrad Perketat Patroli Keamanan di Perbatasan RI-PNG

Mengutip Reuters, Senin (20/4/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2020 turun 50 sen, atau sekitar 2%, menjadi 25,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange pada akhir pekan lalu.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 naik 26 sen, atau sekitar 0,9%, menjadi 28,08 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

AYO BACA : Rupiah Diprediksi Menguat

Harga minyak WTI juga tertekan kabar yang menyebutkan bahwa tempat penyimpanan cadangan minyak Amerika Serikat akan penuh pada pertengahan Mei mendatang akibat minimnya permintaan.

Harga minyak mentah Brent sebaliknya meningkat dipicu rencana Presiden AS Donald Trump untuk membuka kembali perekonomian AS secara bertahap, selain juga turunnya jumlah fasilitas pemboran minyak yang aktif di AS pekan ini.

Menurut laporan perusahaan jasa perminyakan Baker Hughes, jumlah fasilitas pemboran minyak yang aktif di AS turun 66 buah pekan ini, penurunan tertajam sejak 2015 lalu, menjadi hanya 438 buah yang merupakan jumlah terendah sejak Oktober 2016.

AYO BACA : Penting Segera Integrasikan Wewenang dan Struktur PPID Penanganan COVID-19

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati