Bisnis

Harga Minyak Dunia Terus Merosot

Oleh: Admin Jumat 10 Apr 2020, 09:45 WIB
ilustrasi minyak dunia. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kondisi harga minyak dunia masih belum terselamatkan selama masa pandemi virus corona. Belum lagi, kemunculan sentimen negatif atas kesepakatan pemotongan pasokan pada sekutu OPEC yang tidak jelas membuat investor ragu menyalurkan dananya.

Mengutip Reuters Jumat (10/4/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, anjlok 1,36 dolar AS atau 4,1%, menjadi 31,48 dolar AS per barel.

AYO BACA : Lobi Anies Terganjal Permenkes, Ojol Tetap Dilarang Ngantar Penumpang

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut 2,33 dolar AS atau 9,3% menjadi 22,76 per barel dolar AS.

Produsen minyak yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia berupaya menuntaskan kesepakatan untuk mengatasi kelebihan pasokan di tengah penurunan permintaan bahan bakar sebesar 30% di seluruh dunia.

AYO BACA : IHSG Menguat Sepekan

Pandemi itu menghancurkan permintaan global, dan bahkan pemotongan 10 juta barel per hari atau lebih akan membuat jutaan barel tertahan, menekan harga lebih lanjut.

"Kejatuhan harga minyak adalah hasil dari kenyataan bahwa kendati OPEC melakukan pemangkasan sesuai prediksi, ada terlalu banyak minyak mentah untuk dijual, dengan terlalu sedikit pipa untuk memindahkannya dan terlalu sedikit pembeli untuk mengambilnya," kata Scott Shelton, spesialis energi di United ICAP.

Organisasi negara eksportir minyak dan sekutunya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC, mempertimbangkan pembatasan 15 juta hingga 20 juta barel per hari (bph), atau 15 persen hingga 20% dari pasokan global.

Namun, Menteri Perminyakan Iran mengatakan, pengurangan produksi 10 juta bph hanya untuk Mei dan Juni 2020. Dari Juli hingga akhir 2020 pemotongan itu akan turun menjadi 8 juta bph, dan kemudian tahun depan menjadi 6 juta bph.

"Banyak harapan yang sudah diperhitungkan ke pasar selama beberapa hari terakhir," kata John Kilduff, mitra di hedge fund Again Capital LLC.

AYO BACA : Harga Emas Dunia Kian Melambung

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati