JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pada Jumat (10/4/2020), harga emas dunia terus menunjukkan kenaikannya hingga 2,5% menjadikan hal tersebut sebagai level tertinggi dalam sebulan ini. Itu terjadi setelah Federal Reserve mengumumkan stimulus besar-besaran untuk memerangi dampak ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Mengutip Reuters, Jumat (10/4/2020), harga emas di pasar spot melesat 2,5% menjadi 1.686,85 dolar AS per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup 4,1% lebih tinggi menjadi 1.752,80 dolar AS per ounce.
AYO BACA : Pergub 33/2020 Tuntas, PSBB di DKI Jakarta Mulai Berlaku Jumat 10 April Pukul 00.00 WIB
"The Fed meluncurkan artileri lain dari gudang amunisinya yang menawarkan bantuan besar bagi usaha kecil dan menengah," kata Tai Wong, Head of Base and Precious Metals Derivatives Trading di BMO.
The Fed meluncurkan paket stimulus senilai 2,3 triliun dolar AS guna mendukung pemerintah daerah dan UKM untuk menjaga ekonomi AS tetap utuh saat negara itu memerangi pandemi virus corona.
AYO BACA : Sampai Rabu 8 April 2020 Sudah 30.802 Orang di DKI Menjalani Rapid Test
Chairman The Fed, Jerome Powell mengatakan, bank sentral akan terus menggunakan semua alat yang tersedia sampai ekonomi AS mulai sepenuhnya pulih dari kerugian yang disebabkan oleh wabah tersebut.
Terpantau, harga logam lainnya seperti palladium naik 0,2% menjadi 2.179,13 dolar AS per ounce.
Platinum melesat 2,5% menjadi 748,10 dolar AS per ounce dan perak melejit 2,6% menjadi 15,44 dolar AS per ounce, yang melambung lebih dari 6% sepanjang pekan ini.
AYO BACA : COVID-19 DKI Jakarta: 1.632 Kasus Positif, 150 Tenaga Medis