JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Analis dan investor Wall Street di broker-dealer AS BTIG, Julian Emanuel, memprediksi kondisi perekonomian negara di dunia akan pulih pada wal Mei. Hal itu berdasarkan kondisi pasar yang menunjukkan laju stabil. Stabilnya laju ekonomi tak lain karena para investor mulai mendapatkan petunjuk untuk arah investasinya.
AYO BACA : 5 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia
Emanuel melanjutkan, ekonomi semua negara bukan pulih di akhir April, melainkan bisa pulih pada Mei 2020 nanti.
AYO BACA : Ingin Miliki Barang Pribadi Shahar Ginanjar Sambil Beramal? Ini Caranya
Namun ia taki menampiki bursa saham masih akan mendapatkan tekanan di tengah wabah virus corona. Belum lagi, kondisi di Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan kondisi paling parah karena warganya banyak yang terjangkit Covid-19 dan nyawanya tidak terselamatkan.
Seperti dilansir Reuters, indeks utama Wall Street turun lebih dari 1,5% pada Jumat akhir pekan lalu karena corona virus tiba-tiba mengakhiri rekor pertumbuhan pasar di AS.
Sedangkan, S&P 500 SPX ditutup pada 2.488,65, setelah rebound sekitar 13% dari level terendahnya di akhir Maret, meskipun masih turun lebih dari 26% dari rekor tertingginya di pertengahan Februari.
AYO BACA : Doa Gelandang Muda Persija untuk Kesembuhan Gong Oh-kyun