Bisnis

Dampak Corona, Begini Cara Bentley dan McLaren Memenuhi Komponen ke Konsumen

Oleh: Admin Kamis 05 Mar 2020, 09:36 WIB
Bentley Continental GT di Telkomsel IIMS 2019. Sebagai ilustrasi produk Bentley [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

AYOJAKARTA.COM – Wabah virus corona dirasakan hampir negara di seluruh dunia. Virus yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Tiongkok ini, mulai menggoyahkan sendi pereknomian, terutama sektor otomotif.

Dampak tersebut juga dirasakan sector otomotif di Britania Raya. Bentley dan McLaren mulau mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan komponen di pabrik masing-masing.

AYO BACA : Xpander Cross Tempel Ketat Rush di Segmen LSUV

Caranya, Bentley telah mengamankan pasokan setidaknya 21 jenis komponen dasar seperti chip silikon yang diperoleh dari Tiongkok hingga akhir bulan.

Hal itu disampaikan oleh Adrian Hallmark, Chief Executive Officer Bentley Motor, pada saat Bentley memamerkan mobil baru Mulliner Bacalar. Kendati demikian, ia tidak mengatakan dari mana datangnya pasokan alternatif ini.

AYO BACA : Avanza Geser Xpander di Segmen LMPV

"Kami sudah punya sumber daya. Belum ada rencana penghentian produksi," kata Adrian Hallmark, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sementara itu, Mike Flewitt, bos McLaren mengatakan bahwa perusahaannya sedang mencari sumber alternatif dan langkah seperti yang dilakukan Bentley.

"Kami sedang mengembangkan beberapa peluang pengadaan barang secara bergantian. Akan tetapi kami tidak memiliki banyak sumber untuk perusahaan sebesar ini," kata Mike Flewitt.

Saat ini, tambahnya, pihak McLaren telah mengambil beberapa alternatif untuk mengurangi risiko pasokan yang berasal dari Italia utara. Sebab seperti diketahui, Negeri Pizza menjadi salah satu negara di Eropa yang paling terdampak Covid-19.

"Kami telah membatasi perjalanan ke pemasok itu, dan kami harus membuat pengaturan logistik alternatif sehingga kami bisa mendapatkan materi sendiri," tutupnya.

AYO BACA : Wabah Corona, IIMS 2020 Tetap Jalan

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono