Bisnis

Jangan Modifikasi Knalpot, Ini Alasannya

Oleh: Admin Senin 02 Mar 2020, 12:46 WIB
Ilustrasi knalpot motor

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Anda penggemar mofidikasi untuk motor maupun mobil? Paling sering dimodifikasi yakni bagian knalpot agar suara motor atau mobil lebih tampak gahar di jalanan. Namun, sebenarnya memodifikasi knalpot adalah hal yang salah.

Ahmad Safrudin, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) menyarankan untuk tidak melakukan modifikasi knalpot. Menurutnya hal ini hanya akan menambah polusi udara.

AYO BACA : COVID-19 Gagalkan Event Geneva International Motor Show 2020

"Meski mesinnya kecil, faktanya polusi yang dihasilkan besar. Karena itu juga sebaiknya jangan memodifikasi kendaraan yang bisa membuat polusi bertambah lebih parah," ujarnya di Jakarta.

Ahmad Safrudin menambahkan, memodifikasi knalpot sepeda motor sebenarnya kesalahan luar biasa. Karena untuk mobil harga catalityc coverter-nya bisa mencapai Rp13 jutaan, bila sepeda motor sekitar Rp 4 jutaan.

AYO BACA : Yamaha Belum Tertarik Hadirkan Motor Sport 4 Silinder di Indonesia

"Kalau diganti dengan knalpot racing ya itu kebodohan. Konsumen tahu itu harganya mahal," kata Ahmad Safrudin.

Sebelumnya Ahmad Safrudin mengatakan, motor memang memiliki kubikasi mesin atau cc yang kecil, hanya satu silinder. Tetapi secara prinsip, setiap pembakaran menghasilkan gas buang yang berbahaya.

"Catalytic converter yang digunakan pada sepeda motor jauh di bawah standar mobil, sehingga polusi yang dihasilkan lebih besar. Jadi sejauh ini sebenarnya catalytic converter di sepeda motor itu masih sekadar ada," pungkasnya.

AYO BACA : IHSG Rontok 7,3 % Gara-gara Corona dalam Sepekan, Resesi Global?

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono