Bisnis

COVID-19 Gagalkan Event Geneva International Motor Show 2020

Oleh: Admin Senin 02 Mar 2020, 12:20 WIB
Karya Pininfarina di salah satu booth Palexpo, acara GIMS. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

JENEWA, AYO JAKARTA.COM – Wabah virus korona (COVID-19) tak lagi bisa terbendung. Setelah beberapa agenda otomotif internasional dibatalkan gegara virus korona, kini giliran Geneva International Motor Show 2020 (GIMS) tahun ini resmi ditiadakan. Mulai Jumat (28/2/2020) sampai dua pekan mendatang, Pemerintah Swiss menetapkan peraturan larangan pertemuan sejumlah seribu orang atau lebih, untuk mencegah penyebaran virus itu.

Dikutip dari The Verge, sejatinya Geneva International Motor Show yang pada 2020 memasuki putaran ke-90 bukanlah pameran mobil terbesar di dunia. Melainkan sesi pembuka dari serangkaian pentas atau pameran otomotif global nan keren lainnya. Di ajang inilah para produsen berlomba memamerkan purwarupa alias mobil konsep, terobosan terkini seperti kendaraan masa depan dan bertenaga listrik (Electric Vehicle atau EV), sampai lini produksi terbaru.

AYO BACA : Jokowi: Ibu dan Putrinya Positif Corona di Indonesia Sudah di RS

Pendek kata, bila sudah muncul di Geneva International Motor Show, tak ubahnya seperti menancapkan penanda public awareness. Sehingga keikutsertaan di pameran otomotif lainnya pasti dilirik pengunjung dan peminat kerja sama bisnis otomotif.

Sebutlah dari pentas tahun lalu yang berlangsung di Kota Jenewa, Swiss ini pencinta otomotif dimanjakan dengan kehadiran megacars seperti Koenigsegg Jesko, mobil konsep penjelajah padang pasir bertenaga listrik karya Volkswagen, sampai Pininfarina Battista, sebuah mobil EV paling kencang.

AYO BACA : Jumlah Korban Tewas Virus Corona Tembus 3.055 Jiwa

Resminya GIMS 2020 dibatalkan bukanlah kejadian tunggal. Kondisi ini mengikuti serangkaian pembatalan pentas otomotif lainnya, seperti balap Formula One (F1) Grand Prix (GP) Tiongkok di Sirkuit Shanghai, balap Formula E di Sanya, Pulau Hainan, Tiongkok, serta beberapa seri balap F1 dan MotoGP yang mungkin mesti ditunda karena lokasinya berdekatan dengan negara sumber epidemi Coronavirus.

Awalnya, Palexpo, lokasi penyelenggaraan Geneva International Motor Show atau GIMS 2020 berupaya bertahan agar gelaran bisa berlangsung. Caranya dengan melakukan pembatasan dan peduli kesehatan seperti pembersihan ruangan berkala disertai desinfeksi di sekitar pusat konvensi, menyaring kesehatan staf dan pengunjung, sampai saran mencuci tangan secara teratur dan juga menjaga jarak dari siapa pun "yang batuk atau bersin".
Namun kata akhir adalah pembatalan, sehubungan dengan imbauan pemerintan Swiss.

"Kami menyesali situasi ini, akan tetapi kesehatan semua peserta pameran adalah prioritas utama kami. Kasus virus ini adalah force majeure dan kerugian luar biasa bagi pabrikan yang telah berinvestasi besar-besaran untuk tampil di Geneva. Namun, kami yakin bahwa Anda semua akan memahami keputusan ini," demikian pernyataan Maurice Turrettini, ketua penyelenggara GIMS 2020.

Dan disebutkan pula bahwa tiket GIMS 2020 atau penyelenggaraan ke-90 yang sudah dibeli bisa diganti.

AYO BACA : https://www.ayojakarta.com/read/2020/03/02/12707/dubes-umar-hadir-kbri-seoul-kami-buka-kembali-pagi-ini

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono