Bisnis

Banjir Jakarta, Klaim Asuransi Otomotif Tembus Rp 1 Triliun

Oleh: Admin Jumat 17 Jan 2020, 09:15 WIB
Ilustrasi mobil terendam banjir

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat jumlah pengajuan klaim sementara untuk harta benda dan kendaraan bermotor yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai Rp 1,14 triliun.

Dikutip dari Suara.com sebagaimana diberitakan kantor berita Antara, khusus untuk asuransi kendaraan bermotor, tercatat sebanyak 3.335 polis diajukan untuk penggantian atau perbaikan karena terdampak banjir. 

Adapun rincian lebih detailnya, klaim asuransi mobil penumpang roda empat mencapai 3.303 polis, dengan nilai estimasi klaim mencapai Rp 147,6 miliar. Lantas kendaraan jenis truk, pick-up serta boks mencapai 23 polis dengan estimasi klaim Rp 197 juta. Untuk roda dua diajukan sembilan polis dengan estimasi sebesar Rp 126 juta.

"Saat ini proses penanganan klaim masih berlangsung di perusahaan asuransi penerbit polis," papar Direktur Eksekutif AAUI, Dody A.S Dalimunthe di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dody menambahkan, data klaim asuransi ini berasal dari 40 perusahaan asuransi umum hingga Rabu, yang sudah melaporkan nilai estimasi kerugian asuransi harta benda dan kendaraan bermotor yang memiliki perluasan risiko banjir.

Sementara untuk sektor non-otomotif, dari hasil kompilasi pelaporan nilai estimasi klaim banjir Jakarta 2020 tadi, tercatat 2.799 polis asuransi harta benda terdiri dari rumah tinggal, properti komersial, properti industrial, dan lainnya, dengan total nilai perkiraan klaim mencapai Rp 1,08 triliun.

Detail rinciannya meliputi rumah tinggal sebanyak 457 polis dengan estimasi klaim mencapai Rp 41,5 miliar. Bangunan komersial seperti hotel, kantor, ruko, mal dan apartemen sebesar Rp 184 miliar dari 1.610 polis. Dari bangunan industrial seperti pabrik dan gudang, tercatat sebesar Rp 770,4 miliar dari 544 polis, dan lainnya sebesar Rp 12,4 miliar dari 188 polis.

Secara keseluruhan, sektor otomotif dan non-otomotif nilai estimasi mencapai Rp 406 miliar untuk wilayah Jakarta dan Rp 602 miliar di wilayah Bodetabek. Total klaim asuransi banjir Jakarta 2020 tembus Rp 1 triliun.

"Kami imbau perusahaan asuransi untuk selalu mendepankan profesionalitas dalam penanganan klaim hingga proses pembayarannya," tutup Dody.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria