Bisnis

Buruan Beli, Harga Xpander Cross Hanya Sampai Desember

Oleh: Admin Kamis 14 Nov 2019, 18:35 WIB
Mitsubishi Xpander Cross/Kompas

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan bahwa harga jual Xpander Cross saat ini akan berakhir Desember 2019.

''Harga Xpander Cross ini hanya akan bertahan sampai Desember setelah itu harga Xpander Cross akan ada penyesuaian kembali. Ini terkait kenaikan harga BBNKB,'' kata Executive General Manager Sales & Marketing Division PT MMKSI Imam Choeru Cahya, Kamis (14/11/2019).

Saat ini, MMKSI menyediakan tiga varian Xpander Cross dengan harga mulai Rp 267,7 juta untuk tipe M/T, Rp 277,7 juta untuk AT, dan Rp 286,7 juta untuk Leather Seat Premium Package AT.

''Sejatinya, harga yang sekarang ini juga sudah masuk hitung-hitungan atas kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 12,5 persen itu. Namun, itu harganya akan tetap berubah setelah Desember,'' jelas Imam.

Kendati demikian, dia belum memberikan hitungan besaran rupiah dari rencana kenaikan harga Xpander Cross.

AYO BACA : Jadi Mobil Penjelajah, Xpander Cross Dijual Mulai Rp 267 Juta

Disinggung perubahan harga bakal mempengaruhi minat beli konsumen, Imam yakin hal itu tidak berdampak signifikan.

''Kenaikan harganya juga tidak signifikan dan model lain juga ikut naik. Jadi kami yakin ini tidak akan berpengaruh banyak ke minat beli konsumen,'' kata Imam.

PT MMKSI juga tidak menampik jika harga Xpander Cross terbilang mahal jika dibandingkan produk kompetitor. 

Director of Sales and Markeing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro juga tidak menampik harga Xpander Cross lebih mahal. Namun, harga yang ditawarkan sudah value for money dengan kebaruan MPV ala crossover tersebut.

Tidak itu saja, konsumen juga makin diuntungkan dengan paket purna jual di setiap pembelian Xpander Cross.

''Dengan harga ini konsumen mendapatkan gratis biaya jasa dan biaya sparepart hingga empat tahun atau 50 ribu kilometer. Kemudian garansi ban satu tahun dan asuransi kecelakaan satu tahun,'' paparnya. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo