TANGERANG, AYOJAKARTA.COM -- Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) resmi menyediakan charging station atau tempat pengisian baterai mobil listrik yang digunakan oleh operator taksi Blue Bird.
Charging station itu terletak di area gedung parkir kendaraan roda empat di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Klaimnya, merupakan yang pertama kali ada di antara bandara-bandara lain di Indonesia.
President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, kerja sama antara Angkasa Pura II dan Blue Bird ini diharapkan dapat memelopori penggunaan kendaraan listrik di sektor pelayanan publik.
“Kami menyambut baik inisiatif Blue Bird untuk mengoperasikan taksi listrik di Soekarno-Hatta, di mana ini menjadi yang pertama di Indonesia. Angkasa Pura II akan mendukung dari sisi infrastruktur seperti misalnya area bagi charging station yang saat ini ada di Terminal 3,” kata Awaluddin dalam keterangan resminya, Minggu (20/10/2019).
Dia melanjutkan, saat ini baru ada satu charging station yang tersedia. Namun, terbuka kemungkinan untuk menambah fasilitas tersebut baik bagi Blue Bird maupun operator taksi lainnya.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni S. Purnomo menjelaskan, layanan taksi listrik ini adalah salah satu upaya perseroan untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan dan mendukung program mobil listrik di Indonesia.
“Bersama Soekarno-Hatta, kami menghadirkan layanan zero emission,” ujarnya.
Blue Bird sendiri mengoperasikan dua model taksi listrik di Soekarno-Hatta. Paling banyak adalah BYD e6 untuk layanan taksi reguler dengan jumlah mencapai 25 unit, dan 4 unit Tesla Model X.
Sebagai informasi, charging station di Terminal 3 untuk mengisi baterai taksi listrik BYD memiliki rated input voltage sebesar 380V/400V AC dan operating voltage 342V-440V AC. Adapun waktu pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh adalah sekitar dua jam.