AYOJAKARTA.COM -- Sejak memasuki awal bulan Oktober, para KPM PKH dan BPNT menyambut gembira perihal adanya kabar pencairan bansos.
Selain dapat mengurangi beban pengeluaran, penyaluran bansos bagi para KPM PKH dan BPNT juga merupakan harapan penghantar kebahagiaan.
Meski penyaluran bansos reguler hingga hari ini masih dalam proses penyaluran, sejumlah KPM PKH dan BPNT justru merasakan kekecewaan.
Baca Juga: Harus Tahu! 4 Info Penting Bansos PKH, BPNT, PIP dan Beras 10 Kg yang Cair Hari Ini
Pasalnya jumlah nominal penerimaan bantuan sosial yang sudah diterima KPM cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode salur sebelumnya.
Dampak dari adanya pengurangan nominal tersebut, tidak sedikit para KPM PKH dan BPNT yang menyatakan kekecewaan melalui sejumlah unggahan di media sosial.
Sehubungan dengan adanya fenomena kekecewaan dari sejumlah KPM bansos PKH dan BPNT tersebut, berikut merupakan penjelasan yang perlu dipahami.
Sebagaimana telah tertuang dalam peraturan, jumlah nominal penyaluran bansos turut dipengaruhi oleh komponen yang dimiliki setiap KPM.
Semakin banyak jumlah komponen bantuan yang dimiliki oleh KPM, maka hal tersebut akan secara otomatis berpengaruh pada jumlah nominal bansos.
Hal yang sama juga berlaku sebaliknya, semakin sedikit komponen bantuan maka akan berakibat pada minimnya nominal yang akan diterima oleh KPM.
Di samping jumlah komponen, hal lainnya yang juga diatur dalam regulasi terkait penyaluran bansos adalah adanya proses verifikasi dan validasi oleh sistem.
Proses verifikasi merupakan rangkaian pemeriksaan yang terintegrasi serta mengacu pada hasil penyesuaian data KPM dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah.
Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan setiap kali periode penyaluran bansos selesai dilakukan, maka status KPM akan dimutakhirkan atau di update.
Melalui proses pemeriksaan yang terintegrasi secara sistematis tersebut, sistem selanjutnya akan secara otomatis menentukan komponen yang dimiliki oleh para KPM.
Hasil dari proses pemutakhiran data KPM secara berkala akan dijadikan sebagai acuan bagi Pemerintah untuk penyaluran di periode selanjutnya.
Adapun daftar KPM yang termasuk dalam kategori layak sebagai penerima manfaat bansos, sering disebut sebagai KPM hasil validasi.
Mengacu pada mekanisme serta alur penentuan bansos tersebut, merupakan hal wajar apabila nominal bansos yang diterima oleh KPM PKH dan BPNT mengalami perubahan.
Salah satu akar penyebab berkurangnya jumlah nominal bansos KPM PKH adalah adanya perubahan dari komponen Anak Usia Dini menjadi Anak Usia Sekolah.
Jumlah dari masing-masing komponen yang nominalnya berbeda-beda, membuat sejumlah KPM mengalami perbedaan pada penyaluran periode ini dengan sebelumnya.***