Bisnis

Banyak KPM PKH dan BPNT Curhat Nominal Bansos Berkurang Drastis, Ternyata Ini Lho Penyebabnya

Oleh: Karseno AJ Selasa 15 Okt 2024, 14:43 WIB
Nominal penerimaan bantuan sosial yang sudah diterima KPM cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode salur sebelumnya.

AYOJAKARTA.COM -- Sejak memasuki awal bulan Oktober, para KPM PKH dan BPNT menyambut gembira perihal adanya kabar pencairan bansos.

Selain dapat mengurangi beban pengeluaran, penyaluran bansos bagi para KPM PKH dan BPNT juga merupakan harapan penghantar kebahagiaan.

Meski penyaluran bansos reguler hingga hari ini masih dalam proses penyaluran, sejumlah KPM PKH dan BPNT justru merasakan kekecewaan.

Baca Juga: Harus Tahu! 4 Info Penting Bansos PKH, BPNT, PIP dan Beras 10 Kg yang Cair Hari Ini

Pasalnya jumlah nominal penerimaan bantuan sosial yang sudah diterima KPM cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode salur sebelumnya.

Dampak dari adanya pengurangan nominal tersebut, tidak sedikit para KPM PKH dan BPNT yang menyatakan kekecewaan melalui sejumlah unggahan di media sosial.

Sehubungan dengan adanya fenomena kekecewaan dari sejumlah KPM bansos PKH dan BPNT tersebut, berikut merupakan penjelasan yang perlu dipahami.

Baca Juga: Bukan PKH atau BPNT! Bansos Rp400 Cair Lagi di ATM dan PT POS, Bantuan Tambahan Ini Terpantau Mulai Cair Merata

Sebagaimana telah tertuang dalam peraturan, jumlah nominal penyaluran bansos turut dipengaruhi oleh komponen yang dimiliki setiap KPM.

Semakin banyak jumlah komponen bantuan yang dimiliki oleh KPM, maka hal tersebut akan secara otomatis berpengaruh pada jumlah nominal bansos.

Hal yang sama juga berlaku sebaliknya, semakin sedikit komponen bantuan maka akan berakibat pada minimnya nominal yang akan diterima oleh KPM.

Baca Juga: Hore! BPNT September-Oktober 2024 Cair Lagi di Bank Ini, KPM yang Masih Zonk di Termin Pertama Segera Cek Kartu KKS

Di samping jumlah komponen, hal lainnya yang juga diatur dalam regulasi terkait penyaluran bansos adalah adanya proses verifikasi dan validasi oleh sistem.

Proses verifikasi merupakan rangkaian pemeriksaan yang terintegrasi serta mengacu pada hasil penyesuaian data KPM dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah.

Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan setiap kali periode penyaluran bansos selesai dilakukan, maka status KPM akan dimutakhirkan atau di update.

Melalui proses pemeriksaan yang terintegrasi secara sistematis tersebut, sistem selanjutnya akan secara otomatis menentukan komponen yang dimiliki oleh para KPM.

Hasil dari proses pemutakhiran data KPM secara berkala akan dijadikan sebagai acuan bagi Pemerintah untuk penyaluran di periode selanjutnya.

Baca Juga: Bukan PKH dan BPNT, 2 Bantuan Ini Terpantau Cair di Pos dan KKS Bank BRI, BNI, dan BSI di Bulan Oktober 2024! Apa Saja?

Adapun daftar KPM yang termasuk dalam kategori layak sebagai penerima manfaat bansos, sering disebut sebagai KPM hasil validasi.

Mengacu pada mekanisme serta alur penentuan bansos tersebut, merupakan hal wajar apabila nominal bansos yang diterima oleh KPM PKH dan BPNT mengalami perubahan.

Salah satu akar penyebab berkurangnya jumlah nominal bansos KPM PKH adalah adanya perubahan dari komponen Anak Usia Dini menjadi Anak Usia Sekolah.

Jumlah dari masing-masing komponen yang nominalnya berbeda-beda, membuat sejumlah KPM mengalami perbedaan pada penyaluran periode ini dengan sebelumnya.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil