Bisnis

BTN Gandeng PUTR Dorong Inklusi Keuangan di Ekosistem Pariwisata Melalui Balé by BTN

Oleh: Gita Esa Hafitri Senin 27 Apr 2026, 10:17 WIB
BTN Gandeng PUTR Dorong Inklusi Keuangan di Ekosistem Pariwisata Melalui Balé by BTN

AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) untuk mengembangkan ekosistem digital pariwisata yang menyeluruh.

Langkah besar ini bukan sekadar digitalisasi biasa, melainkan upaya menciptakan integrasi end-to-end yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan di industri wisata taman rekreasi tanah air.

Bertempat di Museum Wayang, kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta, pada Minggu, 26 April 2026, prosesi penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh para petinggi kedua belah pihak.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, bersama Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi Sukamdani, serta Ketua Umum PUTRI, Hans Manansang, meresmikan sinergi yang diproyeksikan bakal menjadi mesin penggerak baru bagi ekonomi berbasis destinasi di Indonesia.

Melalui platform digital Balé by BTN yang telah memiliki sekitar 4 juta pengguna, BTN terus memperluas integrasi dengan berbagai ekosistem sektor riil, khususnya pariwisata.

Kolaborasi dengan PUTRI menjadi langkah strategis untuk menghubungkan pengunjung, pelaku usaha, dan karyawan di sektor wisata, sejalan dengan strategi BTN yang mengedepankan pendekatan direct-to-customer (D2C) serta ekspansi berbasis ekosistem.

Kerja sama ini bertujuan membangun ekosistem terintegrasi secara menyeluruh melalui digitalisasi layanan, peningkatan inklusi keuangan lewat pembukaan rekening dan akuisisi nasabah baru, serta penerapan Bank as a Service (BaaS).

Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung digitalisasi sektor pariwisata, memperkuat inklusi keuangan nasional, dan mendorong pengembangan ekonomi berbasis destinasi yang menjadi fokus pemerintah.

Selain itu, BTN juga menyediakan berbagai solusi pembiayaan, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit usaha bagi pelaku industri wisata.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri