AYOJAKARTA.COM -- Akses terhadap layanan perbankan yang dekat dan praktis kini menjadi kebutuhan krusial bagi masyarakat di era modern. Kehadiran Agen BRILink terbukti menjadi jembatan yang efektif untuk memangkas jarak antara nasabah dengan sistem keuangan formal, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota.
Tidak sekadar mempermudah urusan transfer dan tarik tunai, program kemitraan perbankan ini juga sukses menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Salah satu bukti nyata keberhasilan program inklusi keuangan ini tercermin dari kisah inspiratif Darwin Chandra, seorang pelaku usaha mikro asal Jayapura.
Berawal dari mengelola sebuah toko kelontong konvensional, ia berhasil mentransformasi bisnisnya menjadi jaringan Agen BRILink papan atas yang menjadi tumpuan transaksi harian ribuan warga di Bumi Cenderawasih.
Perjalanan bisnis Darwin tidak berjalan instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh dengan perjuangan. Ia memulai langkah pertamanya lebih dari tiga belas tahun silam dengan mendirikan sebuah gerai kecil bernama Kios Hari-Hari pada 14 Februari 2011.
Toko kelontong yang berlokasi di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua ini awalnya memiliki ruang gerak yang sangat terbatas.
Pada masa-masa awal operasional, toko milik Darwin hanya menyediakan produk-produk sembako dan kebutuhan rumah tangga dalam skala kecil. Keterbatasan variasi barang tidak membuat semangatnya surut, karena ia menerapkan strategi pelayanan yang ramah guna mengikat hati para pembeli di sekitar lingkungannya.
"Toko saya kala itu cuma menyediakan barang kebutuhan harian dengan stok yang masih sangat minim. Fokus utama saya waktu itu adalah menjaga roda bisnis ini agar tetap berputar sekaligus memberikan dampak positif untuk warga di sekitar kos," ungkap Darwin Chandra.
Seiring bergulirnya waktu, Darwin mengamati adanya perubahan pola perilaku dan kebutuhan dari para pelanggan setianya. Konsumen yang mendatangi tokonya tidak lagi sekadar mencari beras atau minyak goreng, melainkan sering mengeluhkan sulitnya akses untuk mengirim atau mengambil uang tunai.
Masyarakat Abepura kala itu harus meluangkan waktu dan ongkos transportasi yang cukup besar hanya untuk mengantre di kantor cabang bank atau mesin ATM.
Peluang bisnis baru akhirnya terbuka lebar pada tahun 2017 ketika pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menawarkan program kemitraan Agen BRILink kepada Kios Hari-Hari. Darwin langsung menyambut baik ajakan kerja sama tersebut.
Ia menilai program ini merupakan solusi cerdas untuk memperluas skala bisnisnya sekaligus mempermudah warga sekitar dalam menikmati layanan perbankan yang cepat, aman, dan tanpa jarak.
Tanpa menunda waktu, ia segera melengkapi tokonya dengan perangkat digital perbankan untuk melayani rupa-rupa transaksi nasabah. Layanan yang ia tawarkan meliputi pengiriman uang antarbank, penarikan saldo tunai, pembayaran tagihan listrik dan BPJS, hingga pengisian saldo dompet digital.
Keputusan berani ini menjadi titik balik krusial yang melambungkan omzet bisnisnya. Hanya dalam tempo tiga bulan pertama sejak bergabung, Darwin sukses menembus target performa dalam Program Reward BRI sehingga berhak memboyong hadiah berupa telepon pintar premium.
Prestasi gemilang tersebut kembali ia pertahankan pada musim-musim berikutnya, yang memicu motivasi dirinya untuk melakukan ekspansi jaringan secara lebih agresif.
"Penghargaan dari BRI memacu semangat saya untuk terus berkembang. Hal ini sejalan dengan fakta di lapangan bahwa masyarakat sangat memerlukan akses transaksi yang instan, dekat, dan mudah mereka jangkau. Situasi tersebut membuat saya makin mantap untuk mengeksplorasi perluasan titik layanan," urai Darwin.
Menginjak tahun 2023, Darwin mulai melancarkan strategi bisnis yang lebih berani. Dalam rentang waktu dua tahun saja, toko sederhana yang ia rintis dari nol kini telah beranak pinak menjadi lima gerai fisik Agen BRILink yang tersebar merata di zona-zona ramai seperti Abepura, Kotaraja, hingga Waena.
Tidak puas hanya mengandalkan gerai menetap, Darwin membuat terobosan revolusioner dengan mengoperasikan dua unit mobil layanan bergerak (mobile banking service). Ide kreatif ini ia adopsi setelah melihat kesuksesan sistem jemput bola yang diterapkan oleh para pelaku usaha di Pulau Jawa.
"Saya mengadopsi konsep layanan jemput bola yang marak di Pulau Jawa untuk menghadirkan mobil transaksi ini. Saya merancang sendiri tata letak interior mobilnya, lalu memposisikannya di kawasan Universitas Cenderawasih serta beberapa lokasi krusial lainnya agar para mahasiswa dan warga bisa melakukan transaksi keuangan dengan jauh lebih praktis," jelas Darwin.
Inovasi tersebut terbukti jitu dan mendapat respons yang sangat positif dari kalangan akademisi. Berkat konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan, Darwin Chandra sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Pada tahun 2024 dan 2025, ia berturut-turut menyabet penghargaan paket umrah gratis dari BRI setelah berhasil menduduki peringkat ketujuh nasional sekaligus dinobatkan sebagai Agen BRILink Terbaik di seluruh tanah Papua berdasarkan volume transaksi harian.
Di balik kesuksesan finansial yang ia raih, Darwin tidak melupakan tanggung jawab sosialnya untuk membangun daerah. Jaringan Agen BRILink miliknya kini telah menjelma menjadi mesin penggerak ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja bagi pemuda-pemudi lokal.
Saat ini, Darwin memiliki total 15 orang karyawan yang ia tempatkan di lima cabang gerai serta armada mobil bergerak.
Langkah mulia yang Darwin ambil adalah berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, di mana sekitar 70 persen dari keseluruhan stafnya merupakan Orang Asli Papua (OAP).
"Saya merasa sangat bersyukur atas segala penghargaan ini. Namun, esensi terpenting dari bisnis ini adalah bagaimana kehadiran kami bisa mendatangkan kemaslahatan, membantu warga bertransaksi tanpa kendala, serta membuka keran ekonomi bagi lingkungan sekitar. Saat ini, tim kami mengelola sekitar 400 sampai 500 transaksi per hari, bahkan beberapa pos layanan sengaja kami buka penuh selama 24 jam," tutur Darwin.
Keberhasilan Agen BRILink Kios Hari-Hari dalam menggerakkan ekonomi Papua mendapat apresiasi dari manajemen puncak BRI pusat.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa para agen di daerah tidak sekadar berfungsi sebagai kepanjangan tangan kantor bank, melainkan bertindak sebagai inkubator pertumbuhan ekonomi rakyat yang mandiri.
"Lewat suntikan spirit kewirausahaan, kreasi inovasi, serta kedekatan emosional dengan masyarakat, kehadiran Agen BRILink sukses menyokong percepatan pemerataan akses layanan perbankan sekaligus membuka peluang bisnis baru dan lapangan kerja di rupa-rupa wilayah," papar Akhmad Purwakajaya dalam forum terpisah.
Berdasarkan data audit kinerja perusahaan hingga periode Maret 2026, akumulasi jumlah Agen BRILink di seluruh penjuru Tanah Air telah menembus angka fantastis yaitu 1,18 juta agen. Jaringan kemitraan ini telah sukses menjangkau lebih dari 80 persen total desa di Indonesia, atau setara dengan 66.450 desa yang kini terbebas dari jerat isolasi perbankan.
Bagi BRI, pencapaian masif ini kian mengukuhkan posisi Agen BRILink sebagai tulang punggung utama layanan keuangan berbasis kerakyatan yang tangguh, sekaligus menjadi instrumen vital dalam memperluas cakrawala transaksi perbankan nasional.