BANDUNG, AYOJAKARTA.COM – Memasuki paruh kedua tahun 2026, PT Bank Tabungan Negara (BTN) terus mempertegas transformasi bisnisnya.
Bank yang selama ini identik dengan sektor pembiayaan perumahan tersebut kini mulai berekspansi menggarap sektor industri lain secara masif, salah satunya adalah sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeca) di wilayah Jawa Barat.
Vice President Regional Office Head Jawa Barat BTN, Asvianti Handaru W, mengungkapkan bahwa BTN telah melakukan transformasi besar-besaran dalam tiga tahun terakhir.
Menurutnya, BTN tidak lagi hanya fokus berjualan pada satu produk perumahan, melainkan berupaya merambah ke seluruh kebutuhan finansial nasabah di berbagai sektor.
"Dulu kita berfokus hanya pada sektor perumahan karena ada sekitar 160 sektor ikutan di dalamnya. Tapi sayangnya, dulu sektor pendukungnya kita lepaskan. Saat ini, BTN bertransformasi untuk menyasar seluruh sektor industri, dari hulu hingga hilir," ujar Asvianti di Kantor Ayobandung, Kamis (2/7).
Di Jawa Barat, BTN membagi fokus wilayah operasionalnya menjadi dua. Wilayah Jabar 1 (Bekasi hingga Karawang) tetap difokuskan pada kekuatan tradisional BTN, yakni ekosistem industri perumahan.
Sementara itu, wilayah Jabar 2 (Bandung Raya hingga Cirebon) diarahkan untuk menggarap sektor Horeca secara komprehensif.
Asvianti menjelaskan, jika industri perumahan memiliki 160 sektor turunan, industri Horeca juga diperkirakan memiliki sekitar 20 sektor turunan. Jika digabungkan, BTN Jabar kini mengelola hampir 200 industri turunan.
"Sasaran kami tidak hanya memberikan kredit, tapi juga membangun ekosistem. Jika kami membiayai sebuah hotel, kami ingin transaksi harian hotel tersebut hingga ekosistem ikutannya berputar di BTN. Sehingga kebutuhan kredit sampai transaksionalnya semua ada di kami," tegasnya.