Bisnis

Keterangan di SIKS-NG Sudah Terisi, Giliran 4 Kelompok KPM Ini yang Akan Dapat Bansos September-Oktober 2024

Oleh: Linda Wati Selasa 24 Sep 2024, 13:48 WIB
Ilustrasi Bansos

AYOJAKARTA.COM - Pada akhir September ini, sudah ada tanda-tanda pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT.

Hari ini banyak KPM berbahagia karena ada sejumlah bantuan sosial yang telah disalurkan.

Di antaranya yaitu bantuan sosial berupa beras yang masih terus disalurkan kepada KPM yang belum mendapatkannya.

Selain itu, ada juga Program Indonesia Pintar atau PIP yang terus dicairkan untuk SK nominasi termin ke dua.

Baca Juga: Hati-hati! Bantuan PIP 2024 Bisa Batal Cair kepada Siswa yang Melewatkan Hal Ini

Bansos ini disalurkan untuk pelajar yang diajukan Dinas Pendidikan, usulan pemangku kepentingan untuk mendapatkan bantuan PIP.

Kemudian juga ada bantuan PKH dan BPNT yang dicairkan bagi KPM yang belum masuk bantuannya.

Hingga hari ini masih ada penarikan saldo baik dari BPNT senilai Rp400 ribu dan PKH yang baru ditarik pada September ini.

Baca Juga: Cair Duluan, Status Terbaru di SIKS-NG Bantuan BPNT September-Oktober Sudah SP2D, Kapan Mulai Dicairkan?

Bagi KPM yang merasa belum mendapat bantuan sebelumnya agar segera cek saldo KKS.

Untuk proses pencairan yang dinantikan yakni terbagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok pencairan PKH tahap 5 periode September-Oktober 2024 di KKS.

Kedua, kelompok pencairan PKH tahap 3 periode salur Juli-September 2024 untuk pencairan peralihan dari kantor Pos ke KKS.

Lalu BPNT periode salur September-Oktober 2024 melalui bank himbara.

Baca Juga: YES! Bantuan Tahap 4 Mulai Dicairkan oleh PT Pos Indonesia, KPM PIP Kriteria Ini Bisa Batal Cair Loh!

Kelompok ke empat yaitu BPNT periode Juli-September 2024 untuk pencairan peralihan dari kantor Pos ke KKS.

Penyaluran bansos ini biasanya akan dicairkan bersamaan dengan PKH yaitu pada  September 2024.

Itulah informasi terkait pencairan bantuan sosial (bansos) yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Info Bansos, Selasa (24/9/2024).***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah