AYOJAKARTA.COM -- Bantuan sosial atau bansos sekarang sedang banyak dicari informasi pencairannya.
Ada beberapa bansos yang ditunggu kabar pencairannya. Salah satunya adalah bansos yang peralihan pencairan dari Pos ke KKS.
Bansos yang peralihan pencairan dari Pos ke KKS ada PKH dan BPNT. Para keluarga penerima manfaat telah menerima KKS dan buku tabungan rekening tapi belum cair.
Ternyata ada penyebabnya mengapa bansos PKH dan BPNT peralihan Pos ke KKS masih belum cair hingga sekarang.
Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube DIARY BANSOS pada Senin, 16 September 2024:
Bansos PKH dan BPNT peralihan Pos ke KKS masih belum cair. Ketika dicek di SIKS-NG, statusnya masih burekol atau pembukaan rekening kolektif.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Bulan September 2024 Belum Cair! Ini Penyebabnya
“Ketika cek di SIKS-NG, itu prosesnya masih tetap burekol. Pembukaan rekening kolektif,” ujar pemilik YouTube DIARY BANSOS yang seorang pendamping sosial bansos di daerahnya.
Mengapa bansos PKH dan BPNT peralihan Pos ke KKS masih belum cair? Penyebabnya adalah karena perbankan memang harus teliti dalam proses burekol.
“Karena pihak perbankan memang harus teliti dalam kegiatan burekol ini,” lanjutnya menjelaskan.
Baca Juga: Perkiraan Pencairan PKH dan BPNT Lewat Aplikasi SIKS-NG, Tak Perlu Cek ATM!
Karena ditakutkan saat rekening dibuka tetapi masih belum sinkron dengan data disdukcapil dan sebagainya.
“Jangan sampai nanti dibukakan rekening tapi datanya belum valid, belum sinkron dengan dukcapil,” ujarnya.
Apabila itu terjadi, maka hasilnya nanti bisa saja gagal cek rekening sehingga KPM tidak bisa mendapatkan bansosnya baik PKH maupun BPNT.
“Apabila di kemudian hari dilakukan verifikasi cek rekening, terjadi gagal cek rekening,” jelasnya.
Namun, ternyata ada beberapa daerah sudah menerima buku dan kartunya. Daerah Aceh, Bogor, dan lainnya diminta untuk bersabar.
“Para KPM yang sudah dapat KKS barunya seperti di Aceh Utara, Bogor Barat, Sleman, Purbalingga, dan daerah lain yang sudah didistribusikan (buku tabungan dan KKS), harap bersabar,” akhirnya.***