Bisnis

Bantuan Penebalan Rp400.000 untuk 18,3 Juta Keluarga Hampir Rampung, Cek Statusmu!

Oleh: Fina Salsabila Aura Selasa 24 Jun 2025, 10:46 WIB
Ilustrasi Sisanya sebanyak 768.381 KPM masih dalam proses perbaikan dengan rincian 751.67 KPM melalui Bank Himbara dan 17.314 KPM melalui PT Pos Indonesia.

AYOJAKARTA.COM - Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua mengalami perkembangan signifikan setelah sempat terhambat akibat transisi sistem pendataan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengonfirmasi dalam konferensi pers di Jakarta pada 19 Juni 2025 bahwa dari 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengalami gagal salur, sebanyak 580.000 lebih sudah berhasil dicairkan.

Sisanya sebanyak 768.381 KPM masih dalam proses perbaikan dengan rincian 751.67 KPM melalui Bank Himbara dan 17.314 KPM melalui PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Mengapa Kulit Jokowi Berubah? Dokter Jelaskan Perbedaan Alergi Biasa dan Penyakit Langka

Transisi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) memang membawa perubahan mendasar dalam mekanisme penyaluran bantuan sosial.

Dengan tujuan mengurangi kesalahan dalam penentuan penerima yang layak maupun tidak layak.

Kabar menggembirakan datang bagi 18,3 juta KPM BPNT tahap kedua yang akan menerima bantuan penebalan senilai Rp400.000 untuk periode Juni-Juli 2025.

Berdasarkan data terbaru per 23 Juni 2025, kemarin, proses penyaluran bantuan penebalan ini telah mencapai 95,5% dan diperkirakan akan selesai pada akhir Juni.

Bantuan ini diberikan secara otomatis kepada seluruh penerima BPNT tahap 2, baik yang merupakan penerima BPNT murni maupun BPNT plus PKH.

Kementerian Sosial telah mengirimkan data bayar BNBA SP2D tahap kedua termin ketiga ke berbagai daerah, yang artinya KPM yang belum menerima saldo dapat mengecek status mereka melalui koordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan serta pendamping program.

Baca Juga: Dibuka Hari Ini! Link Formulir dan Panduan Pendaftaran Tahap 2 SPMB Jabar 2025, Catat Tenggat Waktunya

Sukses Penyaluran di Kota Bengkulu dan Implementasi DTSEN

Kota Bengkulu menjadi salah satu daerah yang berhasil menuntaskan penyaluran bantuan sosial triwulan kedua dengan total penyaluran mencapai Rp79,35 miliar untuk 22.205 KPM.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, merinci bahwa penyaluran tersebut terdiri dari program bantuan sembako untuk 17.852 KPM senilai Rp40,47 miliar.

PKH untuk 15.326 KPM senilai Rp36,99 miliar, bantuan sosial atensi anak yatim piatu sebesar Rp1,10 miliar untuk 495 penerima, dan bantuan pangan untuk 154 orang senilai Rp64 juta.

Implementasi DTSEN di Bengkulu menunjukkan bahwa sistem baru ini dapat memberikan penyaluran yang lebih adil dan transparan, meskipun ditemukan 5.359 keluarga yang datanya tidak ditemukan dalam proses ground checking.

Bagi keluarga yang tidak mampu namun belum terdaftar di DTSEN, mereka dapat menghubungi operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Next Generation) yang berada di setiap kantor kelurahan untuk proses pendaftaran.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Jinan Vania Barizky