Bisnis

Makin Go International! Kelompok Tani Wanoja Ekspor 32 Ton Kopi ke Belanda Senilai Rp4,73 Miliar

Oleh: Admin Jumat 06 Sep 2024, 17:05 WIB
Makin Go International! Kelompok Tani Wanoja Ekspor 32 Ton Kopi ke Belanda Senilai Rp4,73 Miliar

AYOJAKARTA.COM -- Harum aroma kopi lokal Jawa Barat semakin mendunia, tercatat dari ekspor kopi Wanoja ke eropa. Kelompok Tani Wanoja kembali mengukir sejarah perluasan pasar internasional kopi Jawa Barat ke Belanda, menyusul sukses ekspor sebelumnya ke Arab Saudi di bulan Februari 2024 lalu.

Bertempat di Megarama Taka Indonesia Hydrocore, Gedebage, Bandung pada Jumat, 6 September 2024, Kelompok Tani Wanoja melakukan pelepasan ekspor perdana sejumlah 17 ton greenbean senilai 2,4 miliar rupiah dengan tujuan pasar Belanda.

Kesuksesan ini bagian awal dari total pesanan ekspor Kopi Wanoja dari Belanda yang mencapai 32 ton greenbean senilai 4,73 miliar rupiah.

Baca Juga: Gambar Apa yang Anda Lihat Pertama Kopi atau Kucing? Jawabannya akan Ungkap Karakter



Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, mengapresiasi langkah Kelompok Tani Wanoja yang berhasil melakukan ekspor secara mandiri untuk destinasi benua eropa.

Hal ini semakin menggenapi prestasi Kelompok Tani Wanoja yang juga telah berhasil meraih beragam prestasi di kancah nasional seperti event Cup of Ecellent Indonesia 2023 hingga lelang internasional pada event Singapore Coffee Auction 2021 dan 2022.

"Prestasi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang kuat antara Bank Indonesia Jawa Barat bersama seluruh dinas dan instansi terkait dalam melakukan pengembangan klaster komoditas kopi" ungkap Nur.

Nur menyampaikan, upaya juga telah dilakukan Bank Indonesia dalam mendukung hal tersebut mulai dari sisi hulu seperti diantaranya fasilitasi bantuan peningkatan kapasitas SDM dengan capacity building, hingga peningkatan kapasitas produksi dari sisi teknologi dan infrastruktur seperti fasilitasi pelatihan fermentasi kopi hingga bantuan sarana prasarana.

Baca Juga: Dilirik Dubes Italia, PNM Imbau Petani Kopi Tingkatkan Kualitas Ekspor

"Selain itu, Bank Indonesia turut mendukung sisi hilir potensi perluasan pasar Kopi Wanoja dengan memberikan export coaching program," lanjut Nur.

Nur memastikan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta stakeholders terkait lainnya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program dan inisiatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekspor UMKM di Jawa Barat.

"Sinergi dan kolaborasi akan terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan para petani serta mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang semakin berkelanjutan," ujar Nur.

Dalam kesempaan yang Kelompok Tani Wanoja, Eti Sumiati mengungkapkan berbagai bantuan yang diberikan membuat kelompok taninya bisa mengembangkan produk hingga meningkatkan kualitas dan pengolahan Kopi Wanoja.

"Kami juga dapat mesin pengering sehingga kalau musim hujan tidak was-was dan tidak lagi jadi masalah," ungkap sosok yang karib disapa Nenek Eti itu.

Baca Juga: Mudahnya Buka Tabungan BRI Lewat Digital CS, Bonus Kopi Gratis Menanti

Nenek Eti juga menyampaikan, pihaknya amat bersyukur lantaran Kopi Wanoja bida kembali mendapatkan kepercayaan dari luar negeri untuk melakukan ekspor kopi.

"Apalagi (tonase) ekspor ini semakin naik, kemarin cuma 2 ton sekarang jadi 18 ton. Alhamdulillah pekerjaan kami semakin banyak dan panjang. Nenek dengan kelompok petani lain juga punya tagline hayu maju bersama, sukses bersama untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan ekonomi petani," ujar Nenek Eti.

Selanjutnya dalam pipeline, Kelompok Tani Wanoja akan kembali melakukan ekspor ke Arab Saudi pada tahun 2024, dan ke Belanda pada tahun 2025.

"Keberhasilan ekspor Kopi Wanoja dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi UMKM komoditas kopi maupun komoditas lainnya di Jawa Barat untuk mencapai tingkat yang sama dalam skala internasional," pungkas Nur.

Reporter Admin
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil