Bisnis

5 Penyebab Bansos Tahap 2 Tahun 2025 Tidak Cair, KPM Harus Waspada!

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Jumat 20 Jun 2025, 10:44 WIB
Berikut rangkuman lengkap faktor-faktor yang menjadi penyebab bansos tidak cair

AYOJAKARTA.COM – Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan bantuan sosial (bansos) dari program PKH dan BPNT yang belum juga diterima pada tahap 2 tahun 2025.

Padahal, sebagian besar penerima sebelumnya rutin menerima pencairan melalui kartu KKS dari bank Himbara. Lalu, apa sebenarnya penyebab bansos tidak cair kali ini?

Kementerian Sosial menyebut ada sekitar 1,3 juta KPM yang gagal mendapatkan pencairan bansos pada tahap ini.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 via PT Pos Kapan Cair? Cek Prediksi dan Bantuan Tambahan Rp400 Ribu

Berikut rangkuman lengkap faktor-faktor yang menjadi penyebab bansos tidak cair.

1. Rekening Tidak Aktif

Salah satu alasan paling umum mengapa bansos tidak cair adalah karena rekening KKS milik penerima sudah tidak aktif.

Rekening yang tidak lagi valid tidak dapat digunakan untuk menyalurkan bantuan, sehingga proses pencairan otomatis gagal.

2. Perbedaan Data Identitas

Perbedaan antara data di KTP, KK, dan rekening bank menjadi penyebab utama bansos tidak tersalurkan.

Ketidaksesuaian data menyebabkan sistem menolak proses transfer karena dianggap tidak valid.

Kementerian Sosial mencatat ini sebagai salah satu penyebab terbanyak dari gagalnya penyaluran bantuan.

Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Formula E Jakarta 2025, Ada Tiket Gratis untuk Pelajar

3. Ketidaksesuaian Status Ekonomi

Dalam sistem terbaru berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan klasifikasi desil, hanya masyarakat dalam desil 1 sampai 3 yang diprioritaskan menerima bansos reguler.

Jika KPM termasuk dalam desil 5 ke atas, maka bantuan dapat dihentikan karena dianggap sudah tidak layak lagi.

4. Dugaan Penyalahgunaan atau Manipulasi Data

Pihak Kementerian Sosial bersama PPATK tengah menyelidiki dugaan penyalahgunaan data dan ketidaksesuaian status ekonomi.

Hal ini bertujuan memastikan bahwa bansos diterima oleh pihak yang benar-benar berhak dan tidak terjadi praktik manipulasi atau pencucian uang.

Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Formula E Jakarta 2025, Ada Tiket Gratis untuk Pelajar

5. Data KPM Dinonaktifkan

Sebanyak 9,3 juta KPM telah dinonaktifkan dari daftar penerima bantuan sosial karena hasil verifikasi lapangan menunjukkan mereka tidak lagi memenuhi syarat.

Data tersebut kemudian digantikan oleh penerima baru yang lebih layak berdasarkan hasil survei terbaru.

Khusus Penerima Lewat PT Pos Indonesia
Jika Anda adalah KPM yang biasa menerima bansos melalui PT Pos Indonesia, perlu diketahui bahwa pencairan tahap 2 masih dalam proses dan belum dimulai.

Penyaluran kemungkinan baru berlangsung akhir Juni 2025, bersamaan dengan penyaluran bansos penebalan senilai Rp400.000 untuk periode Juni–Juli.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Jinan Vania Barizky