Bisnis

Berkah Awal Bulan! 1,4 Juta KPM PKH, BPNT, dan non DTKS Terima Bansos Non Tunai via Kantor Pos Besok, Bantuan MRP Siap Cair?

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Minggu 01 Sep 2024, 16:56 WIB
Pencairan Bansos PKH dan BPNT

AYOJAKARTA.COM - KPM PKH, BPNT, dan non DTKS terus mendapatkan penyaluran bansos reguler maupun tambahan.

Memasuki awal bulan September 2024, beberapa bansos mulai dicairkan kembali oleh Pemerintah baik secara tunai maupun non tunai secara bertahap.

Bansos yang dicairkan untuk KPM PKH, BPNT, dan non DTKS bukan hanya berwujud uang melainkan juga barang.

Pemerintah mulai aktif kembali menyalurkan berbagai bansos terutama untuk KPM yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Baca Juga: Bansos PBI-JK Cair September 2024: Pemerintah Salurkan Dana Iuran Kesehatan Gratis untuk Penerima Manfaat

Bukan BLT Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) sebesar Rp600 ribu seperti yang telah dijanjikan akan cair semester pertama tahun 2024 tepatnya periode April-Juni melainkan bansos bantuan daging ayam dan telur.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) akhirnya kembali menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pokok pangan seperti cadangan beras 10 kg, telur, dan daging ayam.

Untuk beras 10 kg disalurkan periode Juli-Agustus yang dicairkan bulan Agustus untuk 22 juta KPM yang masuk dalam desil 1-4 kemiskinan ekstrem P3KE Kemenko PMK.

Sedangkan bansos daging ayam dan telur disalurkan kembali untuk 1,4 juta KPM yang berisiko stunting.

Bapanas mulai menyalurkan kembali bantuan daging ayam dan telur yang disalurkan untuk periode September, setelah sebelumnya bantuan ini disalurkan untuk periode April-Juni 2024.

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos, hari Minggu, 1 September 2024, mulai akhir Agustus, Bapanas sudah menyalurkan kembali bansos 1 kg daging ayam dan dan 10 butir telur kepada 1.446.908 Keluarga Berisiko Stunting (KRS).

Baca Juga: 11 PTKN Ini Akan Beralih Status Jadi Universitas Lho, Ada Kampus Mana Saja? Cek Selengkapnya Disini!

Berdasarkan Perpres No.72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting maka KPM yang masuk dalam risiko stunting yang diambil dari data BKKBN, akan mendapatkan bansos daging ayam dan telur secara bertahap.

Penyaluran bansos ini hasil kerja sama Bapanas dengan Perusahaan BUMN Holding Pangan ID Food sebagai upaya menurunkan angka kerawanan pangan dan stunting serta kekurangan gizi masyarakat.

Sasaran penerimanya adalah keluarga yang memiliki balita dan masuk ke dalam kategori risiko stunting yang tercatat dari data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) by name by address yang telah lolos validasi data penerima.

Bantuan pangan ini akan disalurkan di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau balai desa atau kantor pos yang dikoordinir oleh pemerintah daerah setempat.

Hingga hari ini, Minggu, 1 September 2024, beberapa daerah sudah menerima penyaluran bansos daging ayam plus telur, salah satunya daerah Kesesi, Pekalongan.

Baca Juga: KIP dan PIP Cair Awal September 2024, Siswa SD hingga SMA Siap Terima Bantuan Pendidikan hingga Rp1,8 Juta

Untuk mendapatkan bansos daging ayam plus telur ini harus terdata di BKKBN sebagai balita rawan stunting.

KPM PKH dan BPNT yang memiliki anak balita juga bisa mendapatkan bantuan ini asalkan terdaftar by name by address oleh BKKBN RI dan dinyatakan berhak mendapatkan bantuan karena teridentifikasi mengalami risiko stunting.

Untuk proses verifikasi data penerima, pihak pemerintah desa akan melakukan survei dan pencatatan bagi balita risiko stunting terlebih dahulu di masing-masing daerah domisili berdasarkan data BKKBN.

Data juga akan dipadankan dengan hasil monitoring pemeriksaan kesehatan atau penimbangan berat badan setiap bulannya melalui Posyandu di kelurahan atau desa masing-masing. ***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Jinan Vania Barizky