AYOJAKARTA.COM - Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus mendatang, terdapat satu bantuan sosial (bansos) yang mulai dicairkan.
Bansos yang mulai dicairkan tersebut adalah Program Indonesia Pintar (PIP).
Akan tetapi, bansos PIP yang dicairkan kali ini hanya disalurkan kepada peserta didik tertentu saja.
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Selasa (13/8/2024), informasi terkait pencairan PIP telah tertuang dalam sebuah surat.
Surat tersebut diterbitkan pada 5 Agustus 2024 yang berisi tentang pemberitahuan penyaluran dana bantuan PIP yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.
Kemudian, surat ini juga diberikan kepada pemimpin bank penyalur yaitu Bank BSI, BRI, dan BNI.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah menetapkan dan menyalurkan dana PIP tahun 2024 bagi peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK, pendidikan khusus, dan pendidikan kesetaraan.
Lalu, disampaikan juga bahwa bagi siswa yang masuk ke dalam SK Nominasi Penerima PIP 2024 yang sudah melakukan aktivasi rekening Simpel terakhir di 30 Juni 2024 lalu maka bantuannya sudah mulai dicairkan.
Nominal bantuan yang diterima setiap peserta didik sesuai dengan yang tercantum dalam SK Pemberian PIP dengan rincian SD Rp 450 ribu, SMP Rp 550 ribu, SMA dan SMK Rp 1,8 juta.
Untuk peserta yang saat ini menempuh pendidikan SMA, SMK, atau Paket C maka bantuannya akan disalurkan oleh Bank BNI.
Kemudian, untuk jenjang SD, SMP, Paket A dan Paket B akan dicairkan melalui Bank BRI.
Sementara untuk semua jenjang pendidikan khusus untuk Provinsi Aceh disalurkan melalui Bank BSI.
Proses pemindahbukuan atau transfer dana bansos PIP dari rekening penyalur atas nama Puslapdik ke rekening penerima atas nama peserta didik oleh bank penyalur akan selesai dilaksanakan paling lambat 12 Agustus 2024.
Untuk proses penarikan dana PIP sudah bisa dilakukan oleh peserta didik mulai 13 Agustus 2024.
Sudah banyak peserta didik yang menerima saldo bantuan masuk di rekeningnya dan telah menarik dana tersebut.
Seperti salah satunya peserta didik asal Desa Wakoila, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat yang melakukan aktivasi tanggal 14 Juni 2024 lalu, ia sudah menerima saldo masuk senilai Rp 450 ribu.
Kemudian, ada juga peserta didik jenjang SD asal Kota Tasikmalaya yang melakukan aktivasi pada 20 Juni 2024 dan telah menerima saldo masuk di rekeningnya.
Oleh karena itu, mulai hari ini orang tua peserta didik yang sudah melakukan aktivasi rekening Simpel terakhir pada 30 Juni 2024 lalu maka sudah bisa cek rekening secara berkala.
Jika saldo bantuan PIP sudah masuk maka peserta didik dipersilahkan untuk mencairkan bantuannya.***