Bisnis

7 Tanaman Cepat Panen yang Menghasilkan Uang dalam Waktu Singkat, Cocok Jadi Ide Usaha Sampingan!

Oleh: Sarwendah Senin 05 Agu 2024, 16:34 WIB
Ilustrasi. Tanaman Cepat Panen yang Cocok untuk Ide Usaha

AYOJAKARTA.COM - Memulai usaha sampingan yang menguntungkan tidak selalu memerlukan modal besar atau lahan yang luas.

Dengan memilih tanaman yang tepat, bisa kamu memetik hasil dalam waktu singkat dan memperoleh penghasilan tambahan.

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Adam Farms Indonesia, Senin (5/8/2024), berikut tujuh jenis tanaman yang cepat panen dan bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.

Mulai dari sayuran hingga tanaman herbal, setiap pilihan ini menawarkan potensi keuntungan yang tinggi dan cocok untuk ditanam di lahan kecil maupun pekarangan rumah.

Baca Juga: 7 Ide Usaha Kecil-kecilan dengan Modal Terbatas, Cocok untuk yang Tinggal di Pedesaan

1. Bayam

Bayam memiliki waktu panen sekitar 15-22 hari dan mudah dibudidayakan baik di lahan maupun di pot.

Dengan kandungan gizi tinggi seperti vitamin A, C, dan zat besi, bayam sangat baik untuk kesehatan, khususnya bagi penderita anemia.

Bayam dapat dipanen dalam waktu sekitar 15 hingga 22 hari, dengan produktivitas mencapai 30 ton per hektar.

Dengan harga jual sekitar Rp 5.000 per kg, pendapatan bisa mencapai Rp 150 juta. Setelah dikurangi biaya produksi sekitar Rp 30 juta, keuntungan bersih bisa mencapai Rp 120 juta dalam waktu 20 hari.

Baca Juga: Jalur Mandiri UI Selesai Dibuka! Segini Biaya Kuliah 13 Jurusan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, IPI Tertinggi Rp60 Juta

2. Kangkung

Kangkung adalah tanaman yang mudah ditanam di berbagai musim dan dapat tumbuh di lahan sempit.

Dalam waktu tiga minggu, kangkung sudah bisa dipanen. Tanaman ini mampu menghasilkan 15 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 6.000 per kg, sehingga pendapatan kotor bisa mencapai Rp 90 juta.

Dengan biaya produksi sekitar Rp 8 juta, keuntungan bersih mencapai Rp 82 juta per musim.

3. Lobak

Lobak adalah tanaman akar dengan pertumbuhan cepat yang dapat dipanen dalam waktu 25 hingga 35 hari. Meskipun bentuknya mirip wortel, lobak berwarna putih dan lebih besar.

Produksi lobak bisa mencapai 25 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 4.000 per kg, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 100 juta per musim.

Setelah dikurangi biaya produksi yang tidak terlalu tinggi, sekitar Rp 30 juta, keuntungan bersih bisa mencapai Rp 70 juta.

4. Sawi hijau

Sawi hijau adalah tanaman yang mudah ditanam di lahan, pot, maupun hidroponik, dan memiliki berbagai varietas. Tanaman ini sering ditemukan dalam menu bakso dan mie ayam, sehingga permintaannya cukup stabil.

Sawi hijau dapat dipanen dalam waktu 25 hari dan bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 100 juta per musim dengan biaya produksi sekitar 20% dari pendapatan, sehingga keuntungan bersih mencapai Rp 80 juta.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin dengan Kemampuan Visualmu? Coba Temukan Manggis Paling Berbeda!

5. Daun bawang

Daun bawang adalah tanaman bumbu dengan aroma khas yang digunakan dalam berbagai hidangan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan cepat dan dipanen dalam waktu 30 hingga 40 hari.

Daun bawang bisa menghasilkan 20 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 6.000 per kg, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 120 juta per musim.

6. Arugula

Arugula, atau dikenal juga sebagai roka, adalah tanaman salad yang memiliki rasa khas dan tinggi kandungan vitamin K serta vitamin C.

Tanaman ini dapat dipanen dalam waktu 30 hari. Harga jual aragula relatif tinggi dengan permintaan pasar yang konstan, sehingga bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 120 juta per musim.

7. Kacang hijau

Kacang hijau adalah tanaman merambat yang tumbuh cepat dan memiliki waktu panen sekitar 60 hari.

Dengan produktivitas mencapai 20 ton per hektar dan harga jual sekitar Rp 9.000 per kg, kacang hijau bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 180 juta per musim.

Permintaan pasar yang tinggi dan harga jual yang menguntungkan menjadikan kacang hijau sebagai salah satu pilihan tanaman yang cepat menghasilkan uang.

Ketujuh tanaman ini tidak hanya cepat panen tetapi juga memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, budidaya tanaman ini dapat memberikan hasil yang optimal.

Jadi, bagi para petani dan pemula yang ingin mencoba peruntungan di bidang pertanian, memilih tanaman-tanaman ini bisa menjadi langkah yang tepat untuk meraih kesuksesan.***

Reporter Sarwendah
Editor Desi Kris