AYOJAKARTA.COM - Tanggal 5 Agustus, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang melaporkan adanya saldo bantuan sosial (bansos) masuk di KKS Mandiri, namun ada juga yang masih bingung dan mencari kepastian.
Pagi ini, setelah munculnya tampilan dengan nominal Rp500.000 pada aplikasi Livin by Mandiri, banyak yang menanyakan apakah benar sudah ada pencairan bansos di KKS bank mandiri.
Sayangnya, hingga pagi ini, tidak ada pencairan bantuan sosial (bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Bank Mandiri.
Baca Juga: 7 Ide Usaha Kecil-kecilan dengan Modal Terbatas, Cocok untuk yang Tinggal di Pedesaan
Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Ariawanagus, pada Senin, 5 Agustus 2024, informasi yang beredar sering kali tidak valid. Beberapa struk yang beredar di media sosial ternyata merupakan hasil editan yang menampilkan data tahun lalu.
Bagi para KPM yang menggunakan KKS Mandiri disarankan untuk bersabar. Pihak dari Bank Mandiri menyatakan bahwa mereka hanya bertugas sebagai bank penyalur dan pencairan bansos sepenuhnya bergantung pada Kementerian Sosial (Kemensos).
Meskipun beberapa KKS dari bank lain seperti BSI dan BNI sudah mulai mencairkan bantuan secara bertahap, KKS Mandiri masih belum melakukan pencairan hingga pagi ini.
Namun, ini bukan berarti tidak akan ada pencairan sama sekali. Para KPM berharap pencairan akan segera dilakukan, dan jika memungkinkan, di minggu ini.
Untuk PT Pos, mulai hari ini, ada pencairan bantuan sosial (bansos) non-tunai berupa cadangan beras sebanyak 10 kg untuk alokasi bulan Agustus, Oktober, dan Desember.
Ini adalah bagian dari bantuan yang telah dijanjikan oleh Presiden Jokowi, di mana setiap penerima bantuan sosial (bansos) akan menerima total 30 kg beras tambahan dalam setahun.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin dengan Kemampuan Visualmu? Coba Temukan Manggis Paling Berbeda!
Meskipun bantuan ini belum diterima semua KPM, diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pangan di tengah kondisi saat ini.
Pastikan kamu memeriksa akun KKS Mandiri secara berkala melalui aplikasi mobile banking atau ATM untuk pembaruan terbaru.
Jika kamu tidak memiliki akses ke mobile banking atau ATM, sebaiknya tunggu informasi resmi dan hindari mengecek berulang kali untuk menghindari risiko kehilangan atau kerusakan kartu.***