AYOJAKARTA.COM - PKH atau Program Keluarga Harapan merupakan bansos reguler yang pencairannya dinanti-nanti oleh KPM.
KPM PKH dibedakan berdasarkan komponen yang ditentukan oleh pemerintah dalam satu Kartu Keluarga (KK), salah satunya komponen Balita.
Akan tetapi, banyak KPM PKH komponen Balita tidak cair bantuan PKH nya bahkan hingga alokasi Juli-Agustus 2024.
Apa alasan KPM PKH komponen Balita tidak akan cair bantuan alokasi Juli-Agustus 2024? Ini dia alasannya.
Perlu diketahui, bahwa maksimal bantuan yang disalurkan kepada satu KK adalah 4 komponen.
Maksudnya, jika dalam satu KK terdapat 4 komponen yang berbeda, maka masing-masing komponen tersebut berhak mendapatkan bantuan PKH.
Komponen PKH sendiri ada 7, diantaranya adalah :
1. Anak SD
2. Anak SMP
3. Anak SMA
4. Ibu Hamil
5. Balita
6. Lansia
7. Disabilitas
Namun, diantaranya ketujuh komponen tersebut, komponen Balita tidak akan dicairkan bantuannya.
Banyak kasus terjadi dikalangan KPM yang memiliki komponen Balita yang mengaku bantuan PKH nya tidak cair. Apa alasannya?
Dikutip dari YouTube Naura Vlog pada, Selasa 9 Juni 2024, alasan PKH komponen Balita tidak dicairkan apabila anak balita tersebut bukanlah anak pertama atau kedua.
Karena aturan dari Kemensos sendiri adalah maksimal dua anak dalam satu KK yang berhak mendapatkan bantuan.
Contoh, dalam satu KK terdapat anak pertama komponen SD, anak kedua komponen SMP, dan anak ketiga komponen Balita.
Yang akan mendapatkan bantuan PKH hanya anak pertama dan kedua yang merupakan komponen SD dan SMP.
Lalu, bagaimana apabila terdapat dua anak Balita dalam satu KK dimana kedua Balira tersebut adalah anak pertama dan kedua?
Baca Juga: KPM Merapat! Catat 5 Bansos yang akan Cair Mulai Hari Ini, Apa Saja?
Meskipun anak pertama dan anak kedua adalah komponen Balita, maka kedua Balita tersebut masing-masing akan mendapatkan bantuan PKH.
Jadi bisa disimpulkan alasan komponen Balita tidak cair bantuan PKH alokasi Juli-Agustus 2024 adalah karena anak Balita tersebut bukanlah anak pertama atau anak kedua.
Oleh karena itu, KPM tidak perlu bertanya-tanya kembali mengapa bantuan PKH untuk komponen Balita tidak kunjung cair.***