AYOJAKARTA.COM – Di beberapa hari terakhir hingga hari ini, terpantau ada KPM yang melapor kepada petugas bahwa di dalam Kartu KKS-nya terisi saldo dengan nominal yang bervariatif.
Diinformasikan oleh petugas yang dikutip dari YouTube DIARY BANSOS pada Senin, 1 Juli 2024, terpantau untuk KPM yang melapor ini adalah KPM yang di dalam Kartu KKS-nya masuk saldo dengan nominal Rp400 ribu.
Dari laporan KPM ini kemudian timbul berbagai pertanyaan terkait nominal Rp400 ribu tersebut berasal dari bansos apa.
Apakah benar untuk bantuan PKH dan BPNT alokasi Juli-Agustus sudah cair di awal Juli 2024 ini?
Menjawab berbagai pertanyaan tersebut, petugas pendamping sosial menerangkan bahwa KPM yang mendapat saldo masuk Rp400 ribu tersebut ternyata di periode Mei-Juni masih belum mencairkan bantuan sosialnya.
KPM tersebut baru mengetahui bahwa di dalam Kartu KKS-nya ada saldo ketika petugas pendamping sosial di wilayahnya datang memberikan informasi juga melakukan pengecekan jika di dalam Kartu KKS KPM terisi saldo bantuan.
Hal tersebut menyusul adanya surat dari Kementerian Sosial RI yang terbit tanggal 26 Juni 2024 lalu, perihal progres penyaluran bantuan sosial PKH alokasi Mei-Juni 2024 sudah mencapai 96,3 persen.
Artinya ada sebanyak 274.738 KPM masih belum mencairkan bantuan sosial yang sudah di top up oleh pihak bank penyalur.
Oleh sebab itu Kemensos RI meminta para pendamping sosial agar melakukan cross check kepada para KPM yang ada di dampingannya masing-masing.
Apabila ada KPM yang masih belum mencairkan bantuan sosialnya, agar segera mencairkan bantuan sosial tersebut baik di mesin ATM terdekat atau di agen bank terdekat.
Karena apabila tidak dicairkan hingga batas waktu yang nanti ditetapkan oleh Kemensos RI, biasanya bantuan tersebut akan dikembalikan ke kas negara.
Setelah beberapa hari ini para pendamping sosial melakukan cross check terhadap para KPM yang ada di wilayahnya, yang terpantau masih belum mencairkan bantuannya, kemudian ditemukan berbagai penyebabnya.
Berbagai penyebab para KPM tersebut belum mencairkan bantuannya seperti Kartu KKS-nya itu rusak, hilang, terblokir, atau berada di luar kota.
Diharapkan para KPM segeran menyelesaikan berbagai masalah tersebut dengan segera mengurus ke pihak bank penyalur agar si KPM bisa segera mencairkan dan memanfaatkan bantuan PKH-nya.
Dari keterangan tersebut bisa disimpulkan bahwa nominal bantuan Rp400 ribu yang masuk ke dalam Kartu KKS beberapa hari terakhir bukanlah bantuan PKH/BPNT alokasi Juli-Agustus 2024.
Melainkan adalah saldo dari bantuan sosial PKH untuk alokasi bulan Mei-Juni 2024 yang masih belum dicairkan oleh KPM.
PAara KPM tersebut kemungkinan besar adalah KPM yang memiliki komponen kesejahteraan sosial kategori lansia atau disabilitas.
Ataupun yang memiliki komponen gabungan pendidikan yaitu anak SD/sederajat 1 orang serta SMP/sederajat 1 orang sehingga total bantuannya adalah Rp400 ribu.***