AYOJAKARTA.COM - Hari Raya Idul Adha sudah lewat, kini perhatian masyarakat khususnya para penerima manfaat bantuan sosial (KPM) tertuju pada Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000.
Berbagai pertanyaan muncul di benak mereka, apakah bantuan ini akan cair, kapan waktunya atau jangan-jangan ini hanya janji belaka dari pemerintah?
Kekhawatiran ini mencuat karena hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai pencairan BLT tersebut.
Sebenarnya, BLT Mitigasi Risiko Pangan adalah kelanjutan dari BLT El Nino yang disalurkan pemerintah pada tahun 2023.
Rencananya, BLT ini akan disalurkan dalam periode tiga bulan pertama tahun 2024 yakni dari Januari hingga Maret.
Namun hingga Maret 2024 berakhir, bantuan tersebut tak kunjung cair.
Kabar terbaru dari kementerian terkait menyebut bahwa pencairan mungkin dilakukan pada semester pertama tahun 2024 yaitu antara April hingga Juni.
Namun, informasi terakhir menyatakan bahwa pemerintah masih mengkaji postur APBN 2024 untuk memastikan alokasi anggarannya.
Baca Juga: 6 Jenis Bansos yang Akan Disalurkan Usai Idul Adha, KPM PKH dan BPNT Dijamin Sumringah!
Salah satu isu utama yang dihadapi adalah apakah anggaran untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan masuk dalam anggaran bansos 2024 atau tidak.
Beberapa laporan menyebut bahwa anggaran tersebut tidak tercantum dalam APBN 2024.
Namun, mengingat sifat BLT ini yang bersifat non-reguler dan kondisional, masih ada kemungkinan anggaran bisa disesuaikan jika diperlukan seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian dengan anggaran sekitar 11,25 triliun rupiah yang masih tersedia.
Baca Juga: Rezeki H-1 Idul Adha! Ada Bansos Cair di Kartu KKS, Benarkah BLT Mitigasi Sudah Cair?
Para KPM diimbau bersabar dan tidak mudah termakan isu yang beredar di media sosial atau platform YouTube.
Seiring peningkatan kondisi ekonomi setelah El Nino dan stabilisasi harga pangan, urgensi pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan mungkin tidak sebesar sebelumnya.
Meski demikian, informasi terbaru dari pemerintah terkait status pencairan BLT ini sangat dinantikan para KPM yang terus berharap agar bantuan ini segera terealisasi.***