AYOJAKARTA.COM - Kabar menghebohkan datang beberapa hari ini mengenai BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Banyak KPM menyebarkan bukti struk pencairan yang menunjukan bahwa ada saldo sebesar Rp600 ribu masuk ke KKS nya.
Apakah benar saldo sebesar Rp600 ribu tersebut adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan? Cek faktanya di sini.
BLT Mitigasi Risiko Pangan adalah bantuan tambahan dari pemerintah di tahun 2024 ini.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik : Uji Ketajaman Matamu dan Temukan Seekor Kambing di Antara Domba Dalam 8 Detik
Dengan target sebanyak 18,8 juta KPM, pemerintah berharap pencairan dapat dilakukan pada semester pertama atau dari bulan Januaria hingga Juni 2024.
Bantuan sebesar Rp600 ribu tersebut disalurkan oleh pemerintah kepada KPM yang terdampak kerawanan pangan di Indonesia saat ini.
Namun, pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan beberapa kali mengalami pengunduran jadwal.
Dari mulai Januari hingga kini memasuki minggu-minggu awal bulan Juni 2024.
Namun, beberapa hari terakhir KPM banyak yang mengabarkan bahwa ada saldo sebesar Rp600 ribu masuk lewat KKS nya masing-masing.
Kebanyakan, KPM tersebut adalah KPM pemegang KKS BNI yang mengaku mendapatkan uang sebesar Rp600 ribu.
Dikutip dari YouTube Yoga Faradika pada Jumat 7 Juni 2024, bisa dipastikan bantuan sebesar Rp600 ribu tersebut bukanlaj BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Baca Juga: 10 Prospek Kerja untuk Lulusan Jurusan Teknik Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Masa Depan
Hingga saat ini, di SIKS-NG belum muncul nama BLT Mitigasi Risiko Pangan beserta periode salurnya.
Jadi, bisa dipastikan jika bantuan sebesar Rp600 ribu yang diterima oleh KPM tersebut bukanlah BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Setelah diteliti, ternyata bantuan sebesar Rp600 ribu adalah bantuan PKH untuk kategori Lansia dan Disabilitas.
Kedua golongan tersebut sama-sama mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan, yakni bukan Mei dan Juni 2024.
Oleh karena itu, KPM diharapkan bersabar menunggu pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Tunggu update selanjutnya dari pemerintah untuk mengetahui apalah BLT Mitigasi Risiko Pangan akan cair atu tidak.***